Bulan Bung Karno, PDIP Surabaya Gelar Lomba Foto hingga Bagi-Bagi Buku
Senin, 01 Juni 2020 - 17:55 WIB
loading...
PDIP Surabaya menggelar berbagai kegiatan memperingati Bulan Bung Karno, Juni ini.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Juni dikenal sebagai ”Bulan Bung Karno”. DPC PDIP Kota Surabaya menyambutnya dengan sejumlah kegiatan secara virtual.
Kegiatan ini untuk mengajak publik kembali mengkhidmati jasa dan pemikiran Presiden Soekarno yang merupakan Bapak Bangsa Indonesia.
”Dalam situasi pandemi COVID-19, kami lakukan kegiatan secara virtual. Gagasan Bung Karno semakin terasa relevan, terutama bagaimana Bapak Bangsa kita itu merefleksikan gotong royong sebagai intisari Pancasila yang dicetuskan Bung Karno pada 1 Juni 1945. Tanpa gotong royong, mustahil kita bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik,” ujar Ketua Panitia peringatan “Juni Bulan Bung Karno”, DPC PDIP Kota Surabaya, Hadrean Renanda, Senin (1/6/2020).
Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya bidang kaderisasi ini menjelaskan, Juni diperingati sebagai ”Bulan Bung Karno” lantaran di bulan ini penuh dengan peristiewa bersejarah yang berkaitan dengan Bung Karno. Pada 1 Juni 1945, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan, Bung Karno untuk kali pertama menyampaikan gagasan tentang lima sila dasar negara, yang dinamakan Pancasila.
”Lewat pidato tanpa teks yang panjang, dari hasil menggali kearifan dan tradisi rakyat, Bung Karno menyampaikan tentang Pancasila di depan seluruh tokoh bangsa dari berbagai daerah di Tanah Air. Hari itulah, 1 Juni, yang kini kita ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila,” ujarnya.
Kemudian, hari bersejarah lainnya adalah 6 Juni 1901, ketika Bung Karno lahir di Surabaya ketika fajar menyingsing. Tahun kelahiran juga menandai pergantian abad. ”Sejak kecil, oleh sang ibunda, Bung Karno sudah diyakini akan menjadi pemimpin besar bagi rakyatnya,” kata Hadrean.
Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Niam, pihaknya telah menyiapkan serangkaian acara berbasis virtual untuk memperingati Bulan Bung Karno. Di antaranya lomba foto bertemakan ”gotong royong hadapi pandemi COVID19”. ”Lomba foto ini terbuka untuk umum. Mekanisme lomba akan kami publikasikan dalam 1-2 hari ke depan,” ujar Abdul Ghoni.
Kegiatan ini untuk mengajak publik kembali mengkhidmati jasa dan pemikiran Presiden Soekarno yang merupakan Bapak Bangsa Indonesia.
”Dalam situasi pandemi COVID-19, kami lakukan kegiatan secara virtual. Gagasan Bung Karno semakin terasa relevan, terutama bagaimana Bapak Bangsa kita itu merefleksikan gotong royong sebagai intisari Pancasila yang dicetuskan Bung Karno pada 1 Juni 1945. Tanpa gotong royong, mustahil kita bisa melewati pandemi Covid-19 dengan baik,” ujar Ketua Panitia peringatan “Juni Bulan Bung Karno”, DPC PDIP Kota Surabaya, Hadrean Renanda, Senin (1/6/2020).
Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya bidang kaderisasi ini menjelaskan, Juni diperingati sebagai ”Bulan Bung Karno” lantaran di bulan ini penuh dengan peristiewa bersejarah yang berkaitan dengan Bung Karno. Pada 1 Juni 1945, di depan sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan, Bung Karno untuk kali pertama menyampaikan gagasan tentang lima sila dasar negara, yang dinamakan Pancasila.
”Lewat pidato tanpa teks yang panjang, dari hasil menggali kearifan dan tradisi rakyat, Bung Karno menyampaikan tentang Pancasila di depan seluruh tokoh bangsa dari berbagai daerah di Tanah Air. Hari itulah, 1 Juni, yang kini kita ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila,” ujarnya.
Kemudian, hari bersejarah lainnya adalah 6 Juni 1901, ketika Bung Karno lahir di Surabaya ketika fajar menyingsing. Tahun kelahiran juga menandai pergantian abad. ”Sejak kecil, oleh sang ibunda, Bung Karno sudah diyakini akan menjadi pemimpin besar bagi rakyatnya,” kata Hadrean.
Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Niam, pihaknya telah menyiapkan serangkaian acara berbasis virtual untuk memperingati Bulan Bung Karno. Di antaranya lomba foto bertemakan ”gotong royong hadapi pandemi COVID19”. ”Lomba foto ini terbuka untuk umum. Mekanisme lomba akan kami publikasikan dalam 1-2 hari ke depan,” ujar Abdul Ghoni.
Lihat Juga :