Lahan Padi Seluas 265.000 di Jatim Ikut Program AUTP

Senin, 01 Juni 2020 - 15:49 WIB
loading...
Lahan Padi Seluas 265.000...
ilustrasi
A A A
SURABAYA - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur (Jatim) tahun ini menargetkan, luasan lahan padi yang ikut dalam kepesertaan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) mencapai 280.000 hektar.

Saat ini, luasan padi yang sudah terdaftar dalam kepesertaan tersebut mencapai 265.000 hektar. Artinya masih kurang seluas 15.000 hektar.

AUTP merupakan program dari pemerintah pusat. Program ini bertujuan memberi perlindungan pada petani jika terjadi gagal panen sebagai akibat resiko banjir, kekeringan, dan serangan oraganisme pengganggu tumbuhan.

“Premi yang dibayar untuk setiap satu hektar lahan padi sebesar Rp180.000. Tapi petani hanya membayar Rp36.000. Sisanya disubsidi atau dibayar pemerintah,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Hadi Sulistyo, di Gedung Negara Grahadi, Senin (1/6/2020)

Sasaran penyelenggaraan AUTP adalah terlindunginya petani dengan memperoleh ganti rugi jika mengalami gagal panen. Resiko yang dijamin dalam AUTP meliputi banjir, kekeringan, serangan hama dan Organisme Penggangu Tumbuhan (OPT). Hama pada tanaman padi antara lain, wereng coklat, penggerek batang, walang sangit, keong mas, tikus dan ulat grayak.

Sedangkan penyakit pada tanaman padi antara lain, tungro, penyakit blas, busuk batang, kerdil rumput, dan kerdil hampa. Serangan hama dan penyakit ini akan mengakibatkan kerusakan yang dapat mengakibatkan gagal panen sehingga petani akan mengalami kerugian.

“Kami terus mensosialisasikan program AUTP ini ke petani. Jangan sampai seperti tahun-tahun kemarin. Hanya gara-gara tidak ada musibah, jadi tidak ikut asuransi,” tandas Hadi.

Menurut Hadi, tidak ada kendala apapun ketika petani ingin mengasuransikan lahan padinya. Justru tidak mendorong sebanyak banyak lahan pertanian yang ikut asuransi ini. Meski angka kuota saat ini seluas 280.000 hektar, pihaknya bisa mengajukan penambahan kuota ke pemerintah pusat.

“Program AUTP ini sangat bermanfaat, karena petani memperoleh asuransi Rp6 juta setiap hektarnya. Asuransi ini memang membantu modal kerja awal, terutama untuk beli benih,” ungkapnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Waka MPR Ibas: Kelancaran...
Waka MPR Ibas: Kelancaran Irigasi Kunci Sukses Ketahanan Pangan Nasional
Bangun Ekonomi Lokal,...
Bangun Ekonomi Lokal, Asprindo Persiapkan Kampung Industri Kedua di Sukoharjo
Modernisasi Pertanian...
Modernisasi Pertanian Nagekeo, Anggota DPRD Kosmas Lawa Bagho Serahkan Hand Tractor untuk Petani
Kolaborasi Perguruan...
Kolaborasi Perguruan Tinggi Dorong Pemanfaatan Kemiri di Desa Ropang Sumbawa
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved