Kolaborasi Perguruan Tinggi Dorong Pemanfaatan Kemiri di Desa Ropang Sumbawa
Selasa, 30 Desember 2025 - 18:40 WIB
loading...
Pemanfaatan kemiri sebagai produk olahan bernilai ekonomi dikembangkan melalui Program Kosabangsa di Desa Ropang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Foto/Istimewa
A
A
A
SUMBAWA - Pemanfaatan kemiri sebagai produk olahan bernilai ekonomi dikembangkan melalui Program Kosabangsa di Desa Ropang, Kabupaten Sumbawa , Nusa Tenggara Barat. Program ini merupakan hasil kolaborasi Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Universitas Mahasaraswati (UNMAS) Denpasar, dan masyarakat setempat.
Kegiatan berlangsung selama empat bulan, mulai September hingga Desember 2025. Fokus utamanya adalah pengolahan hasil pertanian dan pemanfaatan limbah kemiri melalui pendekatan teknologi tepat guna.
Kemiri diolah menjadi minyak kemiri murni dan minyak kemiri bakar, sementara cangkangnya dimanfaatkan sebagai bahan baku briket. Produk ini diarahkan sebagai alternatif bahan bakar yang lebih bersih dan ekonomis.
Baca Juga: Resep Ayam Bakar Kemiri yang Juicy, Dijamin Bikin Nagih!
Selain produksi, program ini juga mendorong penanaman kemiri sebagai bagian dari strategi pengelolaan hasil hutan bukan kayu yang berkelanjutan. Penanaman dilakukan sebagai langkah konservasi sekaligus investasi jangka panjang bagi masyarakat desa.
Kegiatan berlangsung selama empat bulan, mulai September hingga Desember 2025. Fokus utamanya adalah pengolahan hasil pertanian dan pemanfaatan limbah kemiri melalui pendekatan teknologi tepat guna.
Kemiri diolah menjadi minyak kemiri murni dan minyak kemiri bakar, sementara cangkangnya dimanfaatkan sebagai bahan baku briket. Produk ini diarahkan sebagai alternatif bahan bakar yang lebih bersih dan ekonomis.
Baca Juga: Resep Ayam Bakar Kemiri yang Juicy, Dijamin Bikin Nagih!
Selain produksi, program ini juga mendorong penanaman kemiri sebagai bagian dari strategi pengelolaan hasil hutan bukan kayu yang berkelanjutan. Penanaman dilakukan sebagai langkah konservasi sekaligus investasi jangka panjang bagi masyarakat desa.
Lihat Juga :