Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Gelar Vaksinasi untuk Tunawisma, Polda Jatim Siapkan 900 Dosis Vaksin

loading...
Gelar Vaksinasi untuk Tunawisma, Polda Jatim Siapkan 900 Dosis Vaksin
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat meninjau vaksinasi COVID-19 untuk para tunawisma, di Kampus C, Unair. Foto SINDOnews
SURABAYA - Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar vaksinasi
COVID-19 untuk para tunawisma, di Gedung Airlangga Convention Center, Kampus C Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Kamis (23/9/2021). Dalam vaksinasi ini, Poda Jatim memyiapkan sebanyak 900 dosis vaksin pertama dan kedua.

Kegiatan ini juga serentak digelar di Polres dan Polresta jajaran Polda Jatim dengan dibantu 333 tenaga kesehatan gabung TNI, Polri, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim serta relawan. Vaksinasi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Lalu Lintas Bhayangkara ini ditinjau langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta. Baca juga: Hari Olahraga Nasional, Gubenur Jatim Lepas Kontingen Pon ke Papua

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, jajaran Polda Jatim khususnya Ditlantas, akan selalu bersinergi dengan pemerintahan Provinsi dan tentunya di daerah dengan kepala daerah, serta jajaran Kodam dan Kodim wilayah masing-masing.

“Kami berharap kegiatan ini akan terus berlanjut. Sehingga program vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah, akan selalu mendukung. Kami dengan Pangdam juga senantiasa mendukung Gubernur, sehingga program bisa berjalan dengan baik,” katanya, Kamis (23/9/2021).



Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terus berpesan agar waspada meski 38 Kabupaten/Kota di Jatim sudah zona kuning. Dirinya mengapresiasi jajaran Polda Jatim yang menyasar warga tuna wisma sebagai sasaran percepatan vaksinasi dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 66 tahun.

“Itu artinya risiko rendah, tapi ini harus tetap diikuti kewaspadaan berganda, ini harus diikuti protokol kesehatan yang ketat,” tegas Khofifah. Baca juga:
Di Hadapan Petinggi Dunia, Jokowi Minta Politisasi dan Nasionaliasi Vaksin Covid-19 Diakhiri


Kewaspadaan berganda tersebut salah satunya menyisir warga tuna wisma, karena mereka merupakan kategori Homeless Society dan Unregister People yang juga harus mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan kedua.

“Izin Pak Kapolda mohon nanti untuk dosis keduanya kita bisa bersama-sama menyisir kembali supaya mereka tuntas dosis pertama dan dosis kedua,” ucap Khofifah.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top