Pertama di Indonesia, Ribuan Guru serta Siswa Ikuti Uji Kompetensi Berbasis Literasi dan Numerasi
Rabu, 22 September 2021 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Selain melangsungkan uji kompetensi secara daring, para peserta mendapatkan laporan hasil uji kompetensi yang telah diikuti. Serta, mendapatkan penguatan pada sesi FGD (Focus Group Discussion) yang telah dilaksanakan pada Sabtu, 18 September 2021 lalu.
"Harapannya setelah mengikuti ujicoba dan memperoleh hasilnya, pada kegiatan FGD juga dibahas tentang apa saja yang perlu ditindaklanjuti oleh sekolah dan para guru. Sebab, hasil tersebut seharusnya menjadi prioritas kebijakan pimpinan sekolah untuk merancang pembelajaran yang bermuara pada literasi dan numerasi," tutur Hamzah.
Kegiatan ujicoba akbar ini adalah salah satu rangkaian dari program yang dirancang oleh KPI untuk membantu sekolah menyiapkan diri. Bukan hanya dari sisi peserta didik, namun juga para pengajarnya, seperti OTC (Online Training Coaching) AKM untuk guru yang direncanakan pada 1 Oktober 2021 nanti.
Target utama dari serangkaian kegiatan ini ditujukan agar kebijakan AKM yang telah ditetapkan oleh Kemendibud benar-benar menjadi momen perubahan kegiatan belajar-mengajar yang lebih kontekstual serta menyiapkan generasi emas mendatang
"Harapannya setelah mengikuti ujicoba dan memperoleh hasilnya, pada kegiatan FGD juga dibahas tentang apa saja yang perlu ditindaklanjuti oleh sekolah dan para guru. Sebab, hasil tersebut seharusnya menjadi prioritas kebijakan pimpinan sekolah untuk merancang pembelajaran yang bermuara pada literasi dan numerasi," tutur Hamzah.
Kegiatan ujicoba akbar ini adalah salah satu rangkaian dari program yang dirancang oleh KPI untuk membantu sekolah menyiapkan diri. Bukan hanya dari sisi peserta didik, namun juga para pengajarnya, seperti OTC (Online Training Coaching) AKM untuk guru yang direncanakan pada 1 Oktober 2021 nanti.
Target utama dari serangkaian kegiatan ini ditujukan agar kebijakan AKM yang telah ditetapkan oleh Kemendibud benar-benar menjadi momen perubahan kegiatan belajar-mengajar yang lebih kontekstual serta menyiapkan generasi emas mendatang
(msd)
Lihat Juga :