Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Kemenpan RB: Penerapan SAKIP di Sleman Terbaik Nasional

loading...
Kemenpan RB: Penerapan SAKIP di Sleman Terbaik Nasional
Pemkab Sleman mengikuti evakuasi SAKIP di smart room Diskominfo Sleman, Selasa (21/9/2021). Foto Dok Prokompim Sleman
SLEMAN - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemenpan RB ) melakukan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB) Pemkab Sleman. Pada evaluasi yang dilakukan secara virtual, Selasa (21/9/2021), Pemkab Sleman memperoleh nilai 81,42 atau predikat A. Yakni nilai tertinggi SAKP.

Penilaian tersebut menunjukkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingakan dengan capaian kinerjanya, kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan menunjukkan hasil yang baik. Baca juga: Bupati Barito Kuala Noormiliyani Raih Penghargaan Indonesia Visionary Leader 2021

Bupati Sleman , Kustini dalam paparanya mengatakan komitmen penerapan SAKIP di Kabupaten Sleman dilakukan dengan penetapan Perbup Sleman Nomor 37 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan SAKIP.

“Pemkab Sleman juga memposisikan SAKIP sebagai instrumen manajemen kinerja guna menyajikan capaian kinerja sebagai dasar dalam penyusunan strategi pencapaian kinerja selanjutnya, penyempurnaan penyususnan dokumen perencanaan, hingga penataan kelembagaan,” jelasnya.



Kustini dalam kesempatan itu juga memaparkan refocusing anggaran tahun 2021 dalam penanganan COVID-19. Yaitu bidang kesehatan Rp75,50 milyar, JPS Rp37 milyar dan penangganan dampak pandemi Rp55,22 miliar.Baca juga: Instansi Pemerintah Diminta Gercep Soal Penetapan Status Penugasan PNS

Deputi bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemen PAN RB, Erwan Agus Purwanto mengatakan tevaluasi ini untuk menilai perkembangan implementasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah di lingkungan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dan memberikan saran perbaikan yang diperlukan.

“Terdapat tiga fokus utama pada proses penilaian SAKIP, RB, dan ZI tahun ini yakni, efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran, penyederhanaan birokrasi, serta inovasi pelayanan dan penguatan integritas selama pandemi,” terangnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top