Air Irigasi di Klaten Gemparkan Medsos, Warnanya Berubah Merah Darah
Kamis, 16 September 2021 - 21:11 WIB
loading...
Saluran irigasi di Klaten, Jawa Tengah, membuat gempar di media sosial karena berwarna merah. Foto/iNews TV/Saeful Efendi
A
A
A
KLATEN - Air di saluran irigasi yang mengalir di dua desa, yakni Desa Bulan, dan Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menggemparkan media sosial (Medsos). Pasalnya, air di irigasi tersebut berubah menjadi merah darah.
Baca juga: Ribuan Ikan di Sungai Sei Sirah Langkat Mati Mendadak
Munculnya warna merah darah di saluran irigasi tersebut, sempat terekam dalam video amatir warga. Air yang berwarna merah berlangsung selama dua jam, yakni terjadi pada Kamis (16/9/2021) siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Belum diketahui pasti penyebab berubahnya warna air irigasi tersebut. Namun, setelah dua jam, warna air yang mengalir di saluran irigasi tersebut kembali normal. "Tadi kaget, karena airnya berwarna merah," ujar Arif Budi, salah satu anak yang bermain di tepi saluran irigasi.
Baca juga: Culik dan Perkosa Janda Seksi di Gubuk Tengah Sawah, Mantan Suami Diringkus Polisi
Akibat berubahnya air sungai yang secara mendadak tersebut, membuat penasaran warga, mengingat lokasi sekitar desa tersebut tidak ada pabrik. Warga juga kawatir, perubahan warna air tersebut akan berdampak pada kondisi pertanian, mengingat sungai tersebut merupakan saluran irigasi pertanian.
Baca juga: Tangis Pecah di Papua, Suster Gabreilla Meilani Dibunuh KKB Secara Brutal
Kepala Desa Ngreden, Sunarto menyebutkan, dari hasil penelurusan dimungkinkan adanya sebuah kendaraan yang membuang limbah atau mencuci sesuatu hulu sungai. "Kebetulan saat peristiwa itu terjadi, debit airnya kecil. Sehingga mudah berubah saat ada limbah warna lain," tuturnya.
Baca juga: Ribuan Ikan di Sungai Sei Sirah Langkat Mati Mendadak
Munculnya warna merah darah di saluran irigasi tersebut, sempat terekam dalam video amatir warga. Air yang berwarna merah berlangsung selama dua jam, yakni terjadi pada Kamis (16/9/2021) siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Belum diketahui pasti penyebab berubahnya warna air irigasi tersebut. Namun, setelah dua jam, warna air yang mengalir di saluran irigasi tersebut kembali normal. "Tadi kaget, karena airnya berwarna merah," ujar Arif Budi, salah satu anak yang bermain di tepi saluran irigasi.
Baca juga: Culik dan Perkosa Janda Seksi di Gubuk Tengah Sawah, Mantan Suami Diringkus Polisi
Akibat berubahnya air sungai yang secara mendadak tersebut, membuat penasaran warga, mengingat lokasi sekitar desa tersebut tidak ada pabrik. Warga juga kawatir, perubahan warna air tersebut akan berdampak pada kondisi pertanian, mengingat sungai tersebut merupakan saluran irigasi pertanian.
Baca juga: Tangis Pecah di Papua, Suster Gabreilla Meilani Dibunuh KKB Secara Brutal
Kepala Desa Ngreden, Sunarto menyebutkan, dari hasil penelurusan dimungkinkan adanya sebuah kendaraan yang membuang limbah atau mencuci sesuatu hulu sungai. "Kebetulan saat peristiwa itu terjadi, debit airnya kecil. Sehingga mudah berubah saat ada limbah warna lain," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :