Mayoritas PCNU di Jatim Dukung Muktamar NU Digelar Tahun Ini
Rabu, 15 September 2021 - 22:13 WIB
loading...
Mayoritas PCNU Jatim mendukung pelaksanaan Muktamar NU tahun ini.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Jatim mengusulkan pelaksanaan Muktamar NU pada akhir 2021 ini. Usulan tersebut mendapat dukungan dari mayoritas Pengurus Cabang NU (PC) di Jawa Timur.
Sebagian besar PCNU di Jawa Timur mendukung dengan tegas sikap PWNU Jawa Timur. “Muktamar fardu ain harus dilaksanakan tahun ini,” kata KH Ali Makki Zaini, Ketua PCNU Banyuwangi.
Baca juga: PWNU Jatim Usulkan Muktamar NU Tahun 2021
Gus Makki, sapaan akrabnya, mengatakan jangan sampai penundaan ini akan mengorbankan organisasi. “Soal mekanisme pelaksanaannya terserah, bisa hybrid, zonasi perwilayah atau seperti muktamar Jombang tidak satu lokasi,” lanjutnya.
Gus Makki menegaskan pengambilan keputusan PWNU Jawa Timur selalu identik dengan hasil Musyawarah PCNU se Jawa Timur di Kabupaten Mojokerto beberapa hari lalu.
Ketua PCNU Pamekasan, KH Taufik Hasyim mengatakan penundaan muktamar akan berakibat amburadulnya administrasi. Banyak PCNU hingga sekarang belum di-SK oleh PBNU sehingga itu berdampak pada administrasi lain. Misalnya, seperti LP Maarif tidak bisa mengeluarkan SK kepala sekolah karena PCNU-nya belum ada SK PBNU.
Baca juga: KM Elang Laut Terbalik di Kepulauan Seribu, 3 Warga Jabar Hilang, 1 Meninggal
Sebagian besar PCNU di Jawa Timur mendukung dengan tegas sikap PWNU Jawa Timur. “Muktamar fardu ain harus dilaksanakan tahun ini,” kata KH Ali Makki Zaini, Ketua PCNU Banyuwangi.
Baca juga: PWNU Jatim Usulkan Muktamar NU Tahun 2021
Gus Makki, sapaan akrabnya, mengatakan jangan sampai penundaan ini akan mengorbankan organisasi. “Soal mekanisme pelaksanaannya terserah, bisa hybrid, zonasi perwilayah atau seperti muktamar Jombang tidak satu lokasi,” lanjutnya.
Gus Makki menegaskan pengambilan keputusan PWNU Jawa Timur selalu identik dengan hasil Musyawarah PCNU se Jawa Timur di Kabupaten Mojokerto beberapa hari lalu.
Ketua PCNU Pamekasan, KH Taufik Hasyim mengatakan penundaan muktamar akan berakibat amburadulnya administrasi. Banyak PCNU hingga sekarang belum di-SK oleh PBNU sehingga itu berdampak pada administrasi lain. Misalnya, seperti LP Maarif tidak bisa mengeluarkan SK kepala sekolah karena PCNU-nya belum ada SK PBNU.
Baca juga: KM Elang Laut Terbalik di Kepulauan Seribu, 3 Warga Jabar Hilang, 1 Meninggal
Lihat Juga :