Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Dongrak Sektor Pariwisata, Dinas Pariwisata Kota Padang Gelar Pelatihan Pemandu Outbond

loading...
Dongrak Sektor Pariwisata, Dinas Pariwisata Kota Padang Gelar Pelatihan Pemandu Outbond
Wali Kota Padang diwakili Plt. Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian membuka pelatihan dan sertivikasi pemandu outbond Fasilitator Experiental Learning di Hotel Basko, Selasa, (14/9/2021).
KOTA PADANG - Wali Kota Padang diwakili Plt. Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian membuka pelatihan dan sertifikasi pemandu outbond Fasilitator Experiental Learning di Hotel Basko, Selasa, (14/9/2021).

Pelatihan dan sertifikasi pemandu outbond Fasilitator Experiental Learning digelar untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui kegiatan ini diharapkan pemandu outbond mampu menciptakan inovasi pengembangan kawasan wisata guna memiliki daya tarik serta mempunyai nilai jual.

"Bagi pengelola outbond di Kota Padang diharapkan terus berupaya meningkatkan skill dan manajemen pengelolaan guna pengembangan wisata ke depan," ujar Arfian.

Dikatakannya, pemandu outbond di Kota Padang diberi pembekalan melalui acara ini. Setelah mengikuti pelatiahan tersebut peserta diberikan piagam penghargaan dari Dinas Pariwisata Kota Padang.



Untuk itu, pemandu outbond mutlak perlu diberi pembekalan dan pelatihan. Karena kegiatannya di alam terbuka penuh tantangan memerlukan keamanan dan keselamatan bagi pengguna jasa. "Pentingnya diberikan pelatihan pemandu outbond agar dapat memahami alat dan karakteristiknya yang akan digunakan dalam kegiatan outbond," ujarnya.

Lebih lanjut Arfian menjelaskan, melalui pelatihan ini pemandu outbond semakin memahami standar kegiatan dan pentingnya pemahaman tentang potensi destinasi di suatu daerah.

"Bagi peserta outbond harus memahami keharifan lokal dan kuliner suatu daerah. Sebagai jasa outbond harus bersinergi dengan potensi yang ada di Kota Padang. Secara umum jasa outbond di Kota Padang sudah bagus, namun masih banyak lemah di tatanan teori. Oleh karena itu, kegiatan outbond harus di kelola secara profesional, dan pelaku pemandu outbond lebih profesional," ujar Arfian.

Kota Padang adalah kota wisata yang sangat diperhitungkan dalam kancah kepariwisataan tingkat nasional dan Internasional. "Makanya apabila berbicara tentang pariwisata tak hanya berbicara masalah wisatawan namun terkait pola manajemen dan image, citra dari sebuah destinasi wisata," kata Arfian.

Sementara itu Kepala Bidang Ekonomi kreatif Dinas Pariwisata Kota Padang Andi Amir menuturkan, tujuan dilaksanakan pelatihan dan sertifikasi pemandu outbond adalah meningkatkan pengetahuan serta motivasi dan kompetensi para pemandu outbond.

Pelatihan dan sertivikasi pemandu outbond fasilitator experiental learning diikuti sebanyak 40 orang, terdiri dari pemandu outbond dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).



Kegiatan pelatihan outbond dilaksanakan selama tiga hari dengan tema 'Peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia Pariwisata Pemandu Outbond yang Terampil dan Berdaya Saing'. CM
(ars)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top