Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Harga Pasar Rp1,6 jt, Tanah Cuma Dihargai Rp600 ribu, Warga Protes Pembebasan Lahan Japek 2

loading...
Harga Pasar Rp1,6 jt, Tanah Cuma Dihargai Rp600 ribu, Warga Protes Pembebasan Lahan Japek 2
Warga Desa Tamansari mendirikan tenda di Kantor bupati Karawang, menolak pembebasan lahan tol Japek 2. Foto/SINDOnews/Nilakusuma
KARAWANG - Puluhan warga Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan memprotes murahnya harga pembebasan lahan Japek 2 dengan berdemo menggelar tenda di depan kantor Bupati Karawang, Rabu (15/9/2021). Mereka melakukan aksi demo karena kecewa dengan Bupati Cellica yang dinilai tidak peduli dengan nasib mereka.

Menurut Koordinator Lapangan, Sidik Somantri, aksi ini untuk meminta perhatian pemerintah terutama bupati Cellica karena dinilai tidak peduli dengan nasib warga Desa Tamansari.

"Kemarin bupati janji menemui kami bert├Ępatan HUT Karawang. Namun saat kami datang ke kantor bupati malah beliau tidak ada di kantor. Padahal kami menunggu selama berjam-jam, tapi tidak juga datang?" Kata Kordinator Lapangan, Sidik Somantri.

Baca juga: Pembangunan Jalan Tol Japek 2 Terhambat Pembebasan Lahan di Karawang



Menurut Sidik, sebanyak 65 warga Desa Tamansari yang memiliki 88 bidang lahan menolak membebaskan lahan mereka untuk pembangunan jalon tol Japek 2. Alasannya harga yang dipatok pemerintah jauh dari harga pasaran. Harga yang dipatok pemerintah hanya Rp600 ribu per meter.

Padahal harga pasaran sudah mencapai Rp1,6 juta. "Kalau kami menerima harga pemerintah tidak bisa beli rumah lagi, karena harganya sudah mahal," katanya.

Menurut Sidik, warga sudah melaporkan masalah pembebasan lahan ini ke sejumlah instansi seperti Komnas HAM dan DPR RI. Namun pemerintah ngotot mempertahankan harga yang sudah dipatok pemerintah.

Baca juga: Cantiknya Bikin Meleleh, Mojang Bandung Ini Sukses Bikin Klip Video Mirip Joy Red Velvet

Terakhir mereka mengadu ke bupati Karawang, namun tidak dilayani. "Terpaksa kami melakukan aksi pasang tenda karena ada anak-anak dan ibu-ibu kasihan mereka kepanasan. Kami berharap bupati mandengar keluhan kami," katanya.

Aksi demo warga Desa Tamansari ini menarik perhatian masyarakat dan dan juga aparat. Pasalnya pada saat aksi bersamaan dengan kedatangan Presiden Jokowi ke Karawang.



Presiden Jokowi mengunjungi kawasan Industri di Karawang untuk meresmikan salah satu pabrik. Selain itu, peserta demo yang di dalam tenda kebanyakan ibu-ibu dan anak-anak hingga mengundang perhatian pengguna jalan.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top