PT Greenfields di Blitar Tiba-tiba Disidak DPRD Provinsi Jatim, Ada Apa?
Selasa, 14 September 2021 - 19:21 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pertemuan terungkap PT Greenfields belum juga memiliki izin pengolahan limbah (IPAL) yang saat ini menjadi bagian materi gugatan class action warga Kabupaten Blitar.
Baca juga: Penanganan Dugaan Pencemaran PT Greenfields Mandek, Warga Blitar Cemas Bupati Melempem
"Kami hadir bukan mencari masalah. Tapi mencari solusi sehingga tidak ada permasalahan dengan warga," ujar Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jatim, Selasa (14/9/2021).
Keterangan PT Greenfields, IPAL sudah diperbaiki sekaligus dilakukan uji coba empat kali. Namun izinnya belum keluar. Begitu juga dengan izin pengolahan limbah cair juga belum ada.
Sementara limbah kotoran sapi mencapai 80-100 ton per hari. Limbah padat dan cair tersebut dihasilkan dari 7.500 ekor sapi perah.
Kuswanto menilai PT Greenfields kurang respons dan suka memelihara masalah. Sebagai wakil rakyat ia menegaskan, kerja investor tidak menimbulkan persoalan lingkungan. "Kehadiran investor harusnya bisa meningkatkan kesejahteraan warga," tegas Kuswanto.
Anggota Komisi D Guntur Wahono meminta PT Greenfields segera menyelesaikan masalah perizinan. Kemudian juga menuntaskan persoalan limbah yang berdampak pada lingkungan.
Baca juga: Penanganan Dugaan Pencemaran PT Greenfields Mandek, Warga Blitar Cemas Bupati Melempem
"Kami hadir bukan mencari masalah. Tapi mencari solusi sehingga tidak ada permasalahan dengan warga," ujar Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jatim, Selasa (14/9/2021).
Keterangan PT Greenfields, IPAL sudah diperbaiki sekaligus dilakukan uji coba empat kali. Namun izinnya belum keluar. Begitu juga dengan izin pengolahan limbah cair juga belum ada.
Sementara limbah kotoran sapi mencapai 80-100 ton per hari. Limbah padat dan cair tersebut dihasilkan dari 7.500 ekor sapi perah.
Kuswanto menilai PT Greenfields kurang respons dan suka memelihara masalah. Sebagai wakil rakyat ia menegaskan, kerja investor tidak menimbulkan persoalan lingkungan. "Kehadiran investor harusnya bisa meningkatkan kesejahteraan warga," tegas Kuswanto.
Anggota Komisi D Guntur Wahono meminta PT Greenfields segera menyelesaikan masalah perizinan. Kemudian juga menuntaskan persoalan limbah yang berdampak pada lingkungan.
Lihat Juga :