Awas! Mayoritas Wilayah Kecamatan di Banten Rawan Banjir
Selasa, 14 September 2021 - 18:07 WIB
loading...
semua wilayah di Provinsi Banten rawan bencana banjir. Salah satu penyebabnya adalah alih fungsi lahan dan penebangan hutan di hulu sungai.Foto/ilustrasi
A
A
A
SERANG - Musim hujan tiba, semua wilayah di Provinsi Banten rawan bencana banjir. Salah satu penyebabnya adalah alih fungsi lahan dan penebangan hutan di hulu sungai.
Kepala BPBD Banten Nana Suryana mengatakan, potensi bencana banjir hampir di semua kabupaten/kota di Banten. Sedangkan untuk bencana longsor potensinya lebih banyak terjadi di Lebak, Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.
Baca juga: Memilukan! Petani Meninggal Terseret Banjir di Rangkasbitung saat Selamatkan Hasil Panen
Menurut Nana, banjir di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, saat ini disebabkan buruknya drainase. Hal ini juga banyaknya perubahan alihfungsi lahan, seperti sempadan kali yang dibangun rumah dan bangunan lainya, serta drainase yang kurang lancar akibat sampah. "Karena ini kawasan perkotaan, sudah banyak permukiman warga, ini akibat drainase yang kurang lancar, " paparnya.
Sementara itu, untuk banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang hal ini diduga akibat gundulnya hutan di hulu sungai. "Banjir yang terjadi di Lebak biasanya cepat surut, berbeda dengan di Tangerang itu bisa satu minggu," kata dia.
Kepala BPBD Banten Nana Suryana mengatakan, potensi bencana banjir hampir di semua kabupaten/kota di Banten. Sedangkan untuk bencana longsor potensinya lebih banyak terjadi di Lebak, Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.
Baca juga: Memilukan! Petani Meninggal Terseret Banjir di Rangkasbitung saat Selamatkan Hasil Panen
Menurut Nana, banjir di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, saat ini disebabkan buruknya drainase. Hal ini juga banyaknya perubahan alihfungsi lahan, seperti sempadan kali yang dibangun rumah dan bangunan lainya, serta drainase yang kurang lancar akibat sampah. "Karena ini kawasan perkotaan, sudah banyak permukiman warga, ini akibat drainase yang kurang lancar, " paparnya.
Sementara itu, untuk banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang hal ini diduga akibat gundulnya hutan di hulu sungai. "Banjir yang terjadi di Lebak biasanya cepat surut, berbeda dengan di Tangerang itu bisa satu minggu," kata dia.
Lihat Juga :