Kejari Wajo Eksekusi Terpidana Kasus Korupsi Dana Desa Botto
Minggu, 12 September 2021 - 14:11 WIB
loading...
Kepala Kejaksaan, Ramdhoni memperlihatkan barang bukti uang senilai Rp297.477.610 hasil kejahatan korupsi DD 2017 dan 2018 dan ADD 2018, Minggu (12/9/2021). Foto: M Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Tim eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo mengeksekusi terpidana kasus korupsi dana desa (DD) tahun anggaran 2017 dan 2018 dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2018, Desa Botto, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo .
Terpidana yakni, Kepala Desa Botto, Ambo Asse binti Haji Daeng Matteru. Ia terbukti melakukan korupsi dan melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
Ambos Asse dijatuhi hukuman pidana penjara selama satu tahun, denda Rp50 juta, subsider 1 bulan kurungan. Selain dipidana penjara, terpidana, Ambo Asse juga dibebankan membayar uang pengganti kerugian negara, sebesar Rp297.477.610.
Kepala Seksi Tindak Pidanan Khusus Kejari Wajo, Dermawan Wicaksono menjelaskan, eksekusi yang dilakukan Kejari Wajo terhadap terpidana Ambo Asse dilakukan setelah kasus tersebut inkracht atau berkekuatan hukum tetap.
Baca Juga: Kades dan Sekretaris TPK di Kabupaten Wajo Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa
Hal itu berdasarkan surat putusan pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan, Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2021, tanggal 5 Juli 2021 dan putusan pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar, nomor 74/Pid.Sus.Tipikor/2020, tanggal 28 Januari 2021.
Terpidana yakni, Kepala Desa Botto, Ambo Asse binti Haji Daeng Matteru. Ia terbukti melakukan korupsi dan melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
Ambos Asse dijatuhi hukuman pidana penjara selama satu tahun, denda Rp50 juta, subsider 1 bulan kurungan. Selain dipidana penjara, terpidana, Ambo Asse juga dibebankan membayar uang pengganti kerugian negara, sebesar Rp297.477.610.
Kepala Seksi Tindak Pidanan Khusus Kejari Wajo, Dermawan Wicaksono menjelaskan, eksekusi yang dilakukan Kejari Wajo terhadap terpidana Ambo Asse dilakukan setelah kasus tersebut inkracht atau berkekuatan hukum tetap.
Baca Juga: Kades dan Sekretaris TPK di Kabupaten Wajo Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa
Hal itu berdasarkan surat putusan pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan, Nomor 17/Pid.Sus-TPK/2021, tanggal 5 Juli 2021 dan putusan pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar, nomor 74/Pid.Sus.Tipikor/2020, tanggal 28 Januari 2021.
Lihat Juga :