Arca Emas hingga Candi Tikus Peninggalan Kerajaan Majapahit yang Termasyhur
Minggu, 12 September 2021 - 05:04 WIB
loading...
A
A
A
Lalu prasasti Sukamerta (1208 Saka atau 1296 M). Prasasti ini menceritakan Raden Wijaya yang memperistri 4 putri Kartanegara. Lewat prasasti ini dicerita penobatan Jayanegara, putra mahkota Raden Wijaya, sebagai raja muda di Daha atau Kediri pada 1295 M. Baca juga: Bangunan Candi Peninggalan Ratu Shima di Abad ke-7 Ditemukan di Pekarangan Warga Rowosari Kendal
Yang menarik dari sekian prasasti adalah Prasasti Biluluk. Prasasti ini tidak meriwayatkan tokoh, tapi menceritakan soal otonomi kekuasaan daerah Desa Bluluk dan Tanggulan. Di dalamnya ada dokumen seputar peraturan tentang pajak serta hal lain yang menyangkut penggunaan air asin. Artiya, pajak sudah diterapkan sebagai sumber pendapatan ekonomi pada masa itu.
Dari prasasti pula, bisa dikenal kalau Kerajaan Majapahit sudah mengenal logam. Itu terlihat dari Prasasti Karang Bogem (1387 M) yang terbuat dari material logam. Prasasti yang ditemukan di Bungah, Gresik, Jawa Timur ini membahas soal legalisasi wilayah tempat mencari sumber daya alam berupa ikan.
Selain prasasti, peninggalan Kerajaan Majapahit juga berupa arca dan koin emas. Pada November 2020 lalu ditemukan banyak koin emas dan peralatan rumah tangga dari bahan perunggu dari situs kuno di kawasan Sekarpuro, Malang, Jawa Timur. Ditemukan juga arca antara lain Arca Ganesha, Arca Agastya, Arca Mahakala, Arca Siwa, dan Arca Durga Mahisasura Mardhini di Candi Dorok, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menilai tempat tersebut merupakan sanggah, bangunan tempat persembahan sesaji. Hal tersebut juga tampak dari patung resi di tempat tersebut. Dari fisik patung, terlihat bahwa karya ini diduga kuat dipakai masyarakat pada zaman Majapahit untuk peribadatan di rumah.
Penemuan benda peninggalan berupa arca dan koin emas setidaknya mengisahkan bahwa Kerajaan Majapahit telah mengenal uang sebagai alat tukar dalam perdagangan, baik dalam kerjaan pun keluar kerjaan. Arca yang menandakan ritual sesajian menunjukkan bahwa warga kerajaan ini memiliki kepercayaan tertentu.
Selain peniggalan prasasti dan arca, Pajapahit juga terkenal dengan warisan benda berupa candi. Banyak candi yang merupakan peninggalan kerajaan Majapahit. Salah satu di antaranya Candi Tukus.
Yang menarik dari sekian prasasti adalah Prasasti Biluluk. Prasasti ini tidak meriwayatkan tokoh, tapi menceritakan soal otonomi kekuasaan daerah Desa Bluluk dan Tanggulan. Di dalamnya ada dokumen seputar peraturan tentang pajak serta hal lain yang menyangkut penggunaan air asin. Artiya, pajak sudah diterapkan sebagai sumber pendapatan ekonomi pada masa itu.

Dari prasasti pula, bisa dikenal kalau Kerajaan Majapahit sudah mengenal logam. Itu terlihat dari Prasasti Karang Bogem (1387 M) yang terbuat dari material logam. Prasasti yang ditemukan di Bungah, Gresik, Jawa Timur ini membahas soal legalisasi wilayah tempat mencari sumber daya alam berupa ikan.
Selain prasasti, peninggalan Kerajaan Majapahit juga berupa arca dan koin emas. Pada November 2020 lalu ditemukan banyak koin emas dan peralatan rumah tangga dari bahan perunggu dari situs kuno di kawasan Sekarpuro, Malang, Jawa Timur. Ditemukan juga arca antara lain Arca Ganesha, Arca Agastya, Arca Mahakala, Arca Siwa, dan Arca Durga Mahisasura Mardhini di Candi Dorok, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri.
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menilai tempat tersebut merupakan sanggah, bangunan tempat persembahan sesaji. Hal tersebut juga tampak dari patung resi di tempat tersebut. Dari fisik patung, terlihat bahwa karya ini diduga kuat dipakai masyarakat pada zaman Majapahit untuk peribadatan di rumah.
Penemuan benda peninggalan berupa arca dan koin emas setidaknya mengisahkan bahwa Kerajaan Majapahit telah mengenal uang sebagai alat tukar dalam perdagangan, baik dalam kerjaan pun keluar kerjaan. Arca yang menandakan ritual sesajian menunjukkan bahwa warga kerajaan ini memiliki kepercayaan tertentu.
Selain peniggalan prasasti dan arca, Pajapahit juga terkenal dengan warisan benda berupa candi. Banyak candi yang merupakan peninggalan kerajaan Majapahit. Salah satu di antaranya Candi Tukus.
Lihat Juga :