Pembunuhan Sadis! Pria Tebas Kepala Bocah 13 Tahun

Sabtu, 11 September 2021 - 16:10 WIB
loading...
Pembunuhan Sadis! Pria...
Seorang karyawan perkebunan sawit PT Panca Agro Lestari (PAL) berinisial PM (29), ditangkap Satreskrim Polres Indragiri Hulu (Inhu), usai bunuh anak berusia 13 tahun. Foto/MPI/Banda Haruddin Tanjung
A A A
INDRAGIRI HULU - Pembunuhan sadis dilakukan karyawan perusahaan sawit PT Panca Agro Lestari (PAL), berinisial PM (29). Pria tersebut dengan sadis memenggal kepala korban berinisial BFR, yang baru berusia 13 tahun.

Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh dengan Kondisi Tanpa Sehelai Benang, Warga Tanyakan ke Jin Qorin

Akibat pembunuhan keji tersebut, PM diringkus Satreskrim Polres Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Pembunuhan di areal kebun Divisi I PT PAL, Desa Penyaguan, Kecamatan Batang Gansal itu karena saling ejek.



Pada awalnya, PM mengejek korban BFR. Korban yang tidak terima diejek, membalas dengan kata-kata kasar. Balasan dari korban inilah yang membuat PM emosi, dan langsung membunuh korban secara sadis.

Baca juga: Duel Maut di Bungo, Kakak Beradik Tewas Bersimbah Darah

"PM mengaku telah membunuh korban dengan cara membacok badan dan leher korban menggunakan kapak. Sadisnya lagi, pelaku sengaja memutus kepala korban," kata Humas Polres Inhu, Aipda Misran, Sabtu (11/9/2021).

Kasus pembunuhan sadis terhadap anak itu terjadi pada 27 Agustus 2021 siang. Saat itu korban BFR pamit kepada orang tuanya untuk main game online di simpang perumahan Divisi I PT PAL, karena di simpang itu yang ada jaringan internet.

Ayah korban, Arikson resah karena anaknya tidak kunjung pulang. Merekapun mencari korban hingga tengah malam, namun tidak kunjung ditemukam. Pada 30 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 WIB, dua warga yang ikut mencari korban, Karisma dan Robinhod mencium aroma tak sedap di dalam kebun kelapa sawit divisi I blok B16.

Baca juga: Dahsyatnya Ledakan di Pasuruan Akibatkan 13 Rumah Warga Rusak

Wargapun mencari bau yang mennyegat itu. Kedunya terkejut melihat kepala manusia tanpa badan, namun tak jauh dari temuan kepala manusia itu. Kemudian tidak jauh dari ditemukan bagian tubuh manusia yang masih berpakaian lengkap. Jenazah itu mengenakan celana pendek warna hitam dan baju kemeja motif kotak warna hijau. Hasil keterangan itu sama persis dipakai korban saat terakhir pamit untuk bermain.

Anggota Polsek Batanggangsal langsung melakukan penyelidikan bersama Polres Inhu. Tim Jatanras Polda Riau, juga turut membantu penyelidikan pembunuhan sadis itu. Hasil penyelidikan pengarah kepada PM. Polisi pun mencari keberadaan tersangka dan menangkapnya.

Keterangan tersangka, saat itu dia berpapasan dengan korban yang sedang duduk sambil bermain game online menggunakan ponsel. Kemudian pelaku menyapa korban dengan mengatakan "Ngapa kau duduk di situ ikan teri,". Teguran ini mungkin membuat korban kesal, sehingga korban menjawab dengan kata-kata yang kurang sopan kepada pelaku.

Baca juga: Dahsyatnya Armada Laut Majapahit di Bawah Pimpinan Raja Hayam Wuruk

PM tersinggung dengan perkataan korban. Namun dia tetap melanjutkan perjalanan menuju lokasi kerja yang tidak jauh dari tempat korban duduk sambil bermain ponsel. Setibanya di lokasi kerja, pelaku meletakkan semua peralatan kerja dan melihat ke arah tanggul tempat korban duduk. Pelaku tetap bekerja dan terus mengawasi korban.

Pelaku yang masih menyimpan dendam akhirnya memutuskan untuk menghabisi korban. PM mendekati korban sambil membawa kapak, kemudian mengajak korban untuk melihat tajur ikan. Korban yang masih polos mengikuti saja apa yang diminta tersangka. Keduanya berjalan menuju kebun sawit. Sekitar 100 meter berjalan, pelaku mengayunkan kapak ke arah korban dan menghantam dadanya.

Baca juga: Asyik Nyanyi dan Joget Bersama Bu Guru Cantik pada Jam Kerja, Kadikbud Terancam Sanksi

"Korban berteriak dan berusaha lari dengan kondisi berlumuran darah. Pelaku terus mengejar dan setelah dekat, kembali mengayun kapak ke bagian leher korban, saat itu korban tersungkur, tapi tetap saja berteriak. Tidak mengenal belas kasihan, dia kembali mengayunkan kapak dan memenggal leher korban," imbuh Misran.

Selanjutnya tanpa rasa bersalah dan menyesal, pelaku membuang badan dan kepala korban ke dalam kanal (sungai kecil) tak jauh dari lokasi pembantaian keji itu. Pelaku menutupi ceceran darah menggunakan pelepah sawit kering. "Setelah membunuh korban, pelaku pergi dari lokasi dan membersihkan tubuhnya di kanal lain. Kemudian dia melanjutkan pekerjaannya," tandas Misran.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Pria Pro-Nazi Hendak...
Pria Pro-Nazi Hendak Bunuh 2 Putri Kerajaan Belanda, Bawa Kapak Bertuliskan Mossad dan Sieg Heil
Rekomendasi
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved