Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh dan Dilucuti Bajunya, Ada Hasil Labfor Polisi Periksa Saksi Baru
Jum'at, 10 September 2021 - 20:04 WIB
loading...
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Hasil laboratorium forensik (labfor) kasus pembunuhan ibu dan anak gadisnya di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23), sudah dikantongi polisi.
Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak Gadis di Subang Ada Titik Terang, Polisi Temukan Petunjuk dari HP
Dengan adanya hasil labfor tersebut, polisi memiliki modal besar untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan sadis itu. Diketahui, hampir tiga pekan, kasus pembunuhan yang menyita perhatian publik tersebut belum terungkap.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, penyidik bakal melakukan pengembangan penyelidikan dengan mengacu pada hasil labfor tersebut. Dia menegaskan, terus berupaya mengungkap pelaku pembunuhan.
Baca juga: Duel Maut di Bungo, Kakak Beradik Tewas Bersimbah Darah
Pengembangan penyelidikan pembunuhan ini, dilakukan dengan kembali memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Menurut Erdi, berdasarkan hasil labfor, pihaknya membutuhkan keterangan saksi-saksi.
Meski tidak merinci identitas saksi yang akan dipanggil, namun Erdi menyatakan bahwa tidak semua saksi terdahulu akan dipanggil kembali. "Kita, khususnya penyidik dari Polres Subang akan memanggil beberapa saksi, tapi tidak semua dari saksi yang terdahulu. (Pemeriksaan saksi). Itu terkait dari hasil labfor serta data yang mendukung untuk diminta keterangan," tuturnya, Jumat (10/9/2021).
Baca juga: Miris! Tempat Rapat Penyerangan KKB ke Posramil Kisor hanya Berjarak 400 Meter dari TKP
Erdi juga mengatakan, bahwa di antara saksi terdahulu yang akan dimintai keterangannya, terdapat pula saksi baru. Adapun jumlah saksi yang telah dimintai keterangannya hingga saat ini masih 23 orang. "Total masih 23 saksi, cuma untuk yang sekarang ini (pengembangan), kita ada pengerucutan," katanya.
Sebelumnya, Erdi juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menemukan titik terang terkait keberadaan ponsel korban yang hilang. Erdi pun berharap, dalam waktu dekat, ponsel tersebut dapat segera ditemukan. "Masih dalam pencarian, ini sudah mendekati titik terang dan kita mohon doanya saja ya," ungkapnya.
Baca juga: Keenakan Bersetubuh dengan Pelanggan di Hotel, 2 Gadis Seksi Digerebek
Bahkan, lanjut Erdi, tidak hanya petunjuk terkait keberadaan ponsel korban, pihaknya juga kini telah mengantongi bukti baru terkait pembunuhan yang diduga terjadi pada dini hari itu. Meski begitu, Erdi enggan menyebut barang bukti yang dimaksud dengan alasan masih dalam tahap pendalaman. "Tentunya ada (barang bukti baru), tapi masih didalami," ujarnya.
Erdi menekankan, meskipun polisi sudah mendapatkan titik terang terkait kasus pembunuhan itu, namun pihaknya belum bisa menyimpulkan siapa pelaku pembunuhan yang hingga kini masih berkeliaran bebas. "Ini belum kita bisa sampaikan ya, ini masih didalami dan dikembangkan oleh penyidik, mohon doanya saja," pinta Erdi.
Baca juga: Sebut Pendemo Babi, Mahasiswa GMNI Polisikan Wakil Ketua DPRD Sikka
Sebelumnya, Erdi juga mengungkapkan bahwa kecurigaan terhadap pelaku pembunuhan sadis itu kini telah mengerucut dan pihaknya berharap, dalam waktu dekat, pelaku pembunuhan tersebut dapat diungkap ke publik. "Memang kita sekarang sudah mengerucut terhadap beberapa orang yang sudah kita curigai, namun kembali lagi bahwa kita tidak mengejar pengakuan," tegas Erdi.
Kecurigaan tersebut, lanjut Erdi, salah satunya diperoleh saat pihaknya tengah melakukan proses pengumpulan bukti dari proses pemeriksaan terhadap saksi. Menurutnya, ada saksi yang memberikan keterangan yang berbelit-belit. "Memang ada juga keterangan-keterangan yang berbelit-belit, yang tidak singkron, sehingga terus kita gali lagi," tandasnya.
Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak Gadis di Subang Ada Titik Terang, Polisi Temukan Petunjuk dari HP
Dengan adanya hasil labfor tersebut, polisi memiliki modal besar untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan sadis itu. Diketahui, hampir tiga pekan, kasus pembunuhan yang menyita perhatian publik tersebut belum terungkap.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, penyidik bakal melakukan pengembangan penyelidikan dengan mengacu pada hasil labfor tersebut. Dia menegaskan, terus berupaya mengungkap pelaku pembunuhan.
Baca juga: Duel Maut di Bungo, Kakak Beradik Tewas Bersimbah Darah
Pengembangan penyelidikan pembunuhan ini, dilakukan dengan kembali memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Menurut Erdi, berdasarkan hasil labfor, pihaknya membutuhkan keterangan saksi-saksi.
Meski tidak merinci identitas saksi yang akan dipanggil, namun Erdi menyatakan bahwa tidak semua saksi terdahulu akan dipanggil kembali. "Kita, khususnya penyidik dari Polres Subang akan memanggil beberapa saksi, tapi tidak semua dari saksi yang terdahulu. (Pemeriksaan saksi). Itu terkait dari hasil labfor serta data yang mendukung untuk diminta keterangan," tuturnya, Jumat (10/9/2021).
Baca juga: Miris! Tempat Rapat Penyerangan KKB ke Posramil Kisor hanya Berjarak 400 Meter dari TKP
Erdi juga mengatakan, bahwa di antara saksi terdahulu yang akan dimintai keterangannya, terdapat pula saksi baru. Adapun jumlah saksi yang telah dimintai keterangannya hingga saat ini masih 23 orang. "Total masih 23 saksi, cuma untuk yang sekarang ini (pengembangan), kita ada pengerucutan," katanya.
Sebelumnya, Erdi juga mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menemukan titik terang terkait keberadaan ponsel korban yang hilang. Erdi pun berharap, dalam waktu dekat, ponsel tersebut dapat segera ditemukan. "Masih dalam pencarian, ini sudah mendekati titik terang dan kita mohon doanya saja ya," ungkapnya.
Baca juga: Keenakan Bersetubuh dengan Pelanggan di Hotel, 2 Gadis Seksi Digerebek
Bahkan, lanjut Erdi, tidak hanya petunjuk terkait keberadaan ponsel korban, pihaknya juga kini telah mengantongi bukti baru terkait pembunuhan yang diduga terjadi pada dini hari itu. Meski begitu, Erdi enggan menyebut barang bukti yang dimaksud dengan alasan masih dalam tahap pendalaman. "Tentunya ada (barang bukti baru), tapi masih didalami," ujarnya.
Erdi menekankan, meskipun polisi sudah mendapatkan titik terang terkait kasus pembunuhan itu, namun pihaknya belum bisa menyimpulkan siapa pelaku pembunuhan yang hingga kini masih berkeliaran bebas. "Ini belum kita bisa sampaikan ya, ini masih didalami dan dikembangkan oleh penyidik, mohon doanya saja," pinta Erdi.
Baca juga: Sebut Pendemo Babi, Mahasiswa GMNI Polisikan Wakil Ketua DPRD Sikka
Sebelumnya, Erdi juga mengungkapkan bahwa kecurigaan terhadap pelaku pembunuhan sadis itu kini telah mengerucut dan pihaknya berharap, dalam waktu dekat, pelaku pembunuhan tersebut dapat diungkap ke publik. "Memang kita sekarang sudah mengerucut terhadap beberapa orang yang sudah kita curigai, namun kembali lagi bahwa kita tidak mengejar pengakuan," tegas Erdi.
Kecurigaan tersebut, lanjut Erdi, salah satunya diperoleh saat pihaknya tengah melakukan proses pengumpulan bukti dari proses pemeriksaan terhadap saksi. Menurutnya, ada saksi yang memberikan keterangan yang berbelit-belit. "Memang ada juga keterangan-keterangan yang berbelit-belit, yang tidak singkron, sehingga terus kita gali lagi," tandasnya.
(eyt)
Lihat Juga :