Dinas PUPR Luwu Tinjau Sejumlah Proyek di Walmas
Kamis, 09 September 2021 - 19:08 WIB
loading...
Rombongan Dinas PUPR Luwu meninjau jembatan ruas Capkar-Rante Damai yang dikeluhkan warga. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu, Ikhsan Asaad meninjau sejumlah proyek fisik di Walmas.
Kunjungan Kadis PUPR di lapangan didampingi tiga orang Kepala Bidang (Kabid), yakni Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, Usdin Iskandar, Kabid Jasa Konstruksi, Yusuf Kaya dan Kabid Cipta Karya, Dani Mahendra, serta PPK kegiatan.
Baca juga:Tinjau PTM, Bupati Luwu Minta Pihak Sekolah Konsisten Terapkan Prokes
"Kami mendampingi Pak Kadis PUPR untuk melakukan peninjauan kegiatan baik yang sedang berjalan maupun yang sementara dalam tahap pekerjaan," ujar Kabid Jasa Konstruksi, Yusuf Kaya, Rabu (9/9).
"Di antaranya yang ditinjau pekerjaan jalan beton dan pembangunan kantor camat. Kami meninjau kegiatan dari Kecamatan Walenrang hingga Lamasi," lanjutnya.
Yusuf Kaya melanjutkan, tim Dinas PUPR juga melihat sejumlah pekerjaan drainase dan perkerasan jalan. "Selain itu, sebuah jembatan irigasi yang berada tepat di perbatasan antara Desa Pangngalli dengan Desa Tanete juga sempat ditinjau," katanya.
Baca juga:Meski Ditolak, Dinas PUPR Tetap Lanjutkan Proyek Kantor DPRD Palopo
Kepala Dinas PUPR juga berdiskusi dengan perangkat desa dan masyarakat sekitar kegiatan. Di antaranya, pengakuan Sekdes Tanete yang menyampaikan kondisi jembatan yang sempit menyebabkan seringnya terjadi kecelakaan.
"Solusi teknis yang tepat untuk melakukan pelebaran jembatan tersebut adalah dengan menambah sisi kiri dan kanan tanpa merubah struktur bawah," ujar Ikhsan Asaad.
"Untuk sementara kita melakukan perekaman data lapangan sebagai dasar perencanaan teknis," lanjutnya.
Hal senada juga disampaikan Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, Usdin Iskandar. Menurutnya, untuk melakukan penanganan jembatan ruas Capkar-Rante Damai ini, harus melalui perencanaan teknis yang matang.
Baca juga:Bupati Luwu Pastikan Kerjasama BPJS Ketenagakerjaan Berlanjut
Apakah menambah lebar jembatan atau cukup dengan menggeser tembok pengamannya, agar lebar manfaat jembatan bisa berfungsi lebih maksimal.
"Apalagi, jembatan tersebut duduk di atas struktur fondasi yang berfungsi sebagai pembagi air irigasi," kuncinya.
Kunjungan Kadis PUPR di lapangan didampingi tiga orang Kepala Bidang (Kabid), yakni Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, Usdin Iskandar, Kabid Jasa Konstruksi, Yusuf Kaya dan Kabid Cipta Karya, Dani Mahendra, serta PPK kegiatan.
Baca juga:Tinjau PTM, Bupati Luwu Minta Pihak Sekolah Konsisten Terapkan Prokes
"Kami mendampingi Pak Kadis PUPR untuk melakukan peninjauan kegiatan baik yang sedang berjalan maupun yang sementara dalam tahap pekerjaan," ujar Kabid Jasa Konstruksi, Yusuf Kaya, Rabu (9/9).
"Di antaranya yang ditinjau pekerjaan jalan beton dan pembangunan kantor camat. Kami meninjau kegiatan dari Kecamatan Walenrang hingga Lamasi," lanjutnya.
Yusuf Kaya melanjutkan, tim Dinas PUPR juga melihat sejumlah pekerjaan drainase dan perkerasan jalan. "Selain itu, sebuah jembatan irigasi yang berada tepat di perbatasan antara Desa Pangngalli dengan Desa Tanete juga sempat ditinjau," katanya.
Baca juga:Meski Ditolak, Dinas PUPR Tetap Lanjutkan Proyek Kantor DPRD Palopo
Kepala Dinas PUPR juga berdiskusi dengan perangkat desa dan masyarakat sekitar kegiatan. Di antaranya, pengakuan Sekdes Tanete yang menyampaikan kondisi jembatan yang sempit menyebabkan seringnya terjadi kecelakaan.
"Solusi teknis yang tepat untuk melakukan pelebaran jembatan tersebut adalah dengan menambah sisi kiri dan kanan tanpa merubah struktur bawah," ujar Ikhsan Asaad.
"Untuk sementara kita melakukan perekaman data lapangan sebagai dasar perencanaan teknis," lanjutnya.
Hal senada juga disampaikan Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, Usdin Iskandar. Menurutnya, untuk melakukan penanganan jembatan ruas Capkar-Rante Damai ini, harus melalui perencanaan teknis yang matang.
Baca juga:Bupati Luwu Pastikan Kerjasama BPJS Ketenagakerjaan Berlanjut
Apakah menambah lebar jembatan atau cukup dengan menggeser tembok pengamannya, agar lebar manfaat jembatan bisa berfungsi lebih maksimal.
"Apalagi, jembatan tersebut duduk di atas struktur fondasi yang berfungsi sebagai pembagi air irigasi," kuncinya.
(luq)
Lihat Juga :