Mayoritas Investasi di Jawa Timur Mengalir ke Surabaya Rp5,8 Triliun
Selasa, 07 September 2021 - 12:23 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan untuk kategori PMDN, Kota Surabaya mencatatkan angka tertinggi sebesar Rp4,1 triliun setara dengan 29,3 persen dari total PMDN se-Jatim. Disusul Gresik sebesar Rp3,4 triliun atau 24,3 persen, Kota Kediri sebesar Rp1,6 triliun, 11,5 persen, Sidoarjo sebesar Rp1,1 triliun atau 7,6 persen dan Malang di posisi kelima dengan capaian Rp0,9 triliun atau berkontribusi 6,2 persen.
Baca juga: Layanan Seks Online di Bandung Dibongkar Polisi, Sekali Kencani Wanita Muda Tarifnya Rp250 Ribu
Dari sisi negara asal, kontributor utama investasi asing di Jatim adalah Belanda dengan realisasi sebesar Rp1,3 triliun setara dengan 33,1 persen nilai realisasi PMA se-Jatim. Disusul Korea Selatan dengan kontribusi sebesar Rp0,7 triliun atau 17,9 persen. Singapura sebesar Rp 0,5 triliun, atau 12,6 persen, Amerika Serikat Rp0,5 triliun atau setara 12,3 persen dan Malaysia di posisi kelima dengan angka Rp 0,4 triliun atau setara 9,4 persen.
Aris mengatakan, untuk capaian investasi Jatim selama semester I 2021 sebesar Rp34,8 triliun. Capaian ini, kata dia, menyumbangkan kontribusi 7,9 persen investasi nasional.
Selama semester I tahun 2021 ini, realisasi investasi Jatim masih didominasi PMDN sebesar 23,9 triliun. Sedangkan PMA Rp10,9 triliun. “Tahun 2021 ini Jatim menargetkan realisasi investasi sebesar Rp65 triliun,” tandas Aris.
Baca juga: Layanan Seks Online di Bandung Dibongkar Polisi, Sekali Kencani Wanita Muda Tarifnya Rp250 Ribu
Dari sisi negara asal, kontributor utama investasi asing di Jatim adalah Belanda dengan realisasi sebesar Rp1,3 triliun setara dengan 33,1 persen nilai realisasi PMA se-Jatim. Disusul Korea Selatan dengan kontribusi sebesar Rp0,7 triliun atau 17,9 persen. Singapura sebesar Rp 0,5 triliun, atau 12,6 persen, Amerika Serikat Rp0,5 triliun atau setara 12,3 persen dan Malaysia di posisi kelima dengan angka Rp 0,4 triliun atau setara 9,4 persen.
Aris mengatakan, untuk capaian investasi Jatim selama semester I 2021 sebesar Rp34,8 triliun. Capaian ini, kata dia, menyumbangkan kontribusi 7,9 persen investasi nasional.
Selama semester I tahun 2021 ini, realisasi investasi Jatim masih didominasi PMDN sebesar 23,9 triliun. Sedangkan PMA Rp10,9 triliun. “Tahun 2021 ini Jatim menargetkan realisasi investasi sebesar Rp65 triliun,” tandas Aris.
(msd)
Lihat Juga :