Tangis Jenderal Bintang Dua Ini Pecah, Saksikan Ceceran Darah 4 Prajurit TNI AD di Kisor
Sabtu, 04 September 2021 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Bernard Sagrim, peristiwa ini baru pertama kali terjadi dan tidak pernah terjadi selama ini, di mana perbuatan kelompok teroris bersenjata tersebut adalah perbuatan biadab dan keji yang mencoreng nama baik daerah Maybrat.
Pasca kejadian tersebut, aparat keamanan berhasil mengamankan dua terduga pelaku penyerangan, dan seorang saksi kunci kedua terduga pelaku masing-masing berinisial SY dan MM. Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sorong Selatan.
Baca juga: 1 Desa di Ngada NTT Diterjang Banjir Bandang, 2 Tewas, 1 Hilang, 5 Rumah Rusak
Dari keterangan kepolisian, kedua pelaku telah mengakui terlibat dalam penyerangan tersebut, bahkan keduanya juga turut serta mengikuti rapat bersama kelompok mereka untuk menyiapkan aksi penyerangan.Satu dari dua orang yang telah diamankan tersebut, diketahui memiliki tugas untuk memantau keadaan Pos Ramil Kisor, sebelum diserang.
Hingga memasuki hari ketiga, aparat gabungan Polri dan TNI, masih terus melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris bersenjata tersebut. Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa telah memerintahkan jajarannya, untuk melakukan pengejaran serta melakukan tindakan tegas terukur kepada kelompok bersenjata tersebut.
Pasca kejadian tersebut, aparat keamanan berhasil mengamankan dua terduga pelaku penyerangan, dan seorang saksi kunci kedua terduga pelaku masing-masing berinisial SY dan MM. Keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sorong Selatan.
Baca juga: 1 Desa di Ngada NTT Diterjang Banjir Bandang, 2 Tewas, 1 Hilang, 5 Rumah Rusak
Dari keterangan kepolisian, kedua pelaku telah mengakui terlibat dalam penyerangan tersebut, bahkan keduanya juga turut serta mengikuti rapat bersama kelompok mereka untuk menyiapkan aksi penyerangan.Satu dari dua orang yang telah diamankan tersebut, diketahui memiliki tugas untuk memantau keadaan Pos Ramil Kisor, sebelum diserang.
Hingga memasuki hari ketiga, aparat gabungan Polri dan TNI, masih terus melakukan pengejaran terhadap kelompok teroris bersenjata tersebut. Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa telah memerintahkan jajarannya, untuk melakukan pengejaran serta melakukan tindakan tegas terukur kepada kelompok bersenjata tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :