Ungkap Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Polisi: Kita Butuh Kehati-hatian
Kamis, 02 September 2021 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
"Orang-orang yang mengetahui kejadian tersebut (dihadirkan dalam rekonstruksi). Saksi-saksi sampai sekarang masih berjumlah 23 orang," sebutnya.
Dalam rekonstruksi kedua itu, kata Erdi, polisi ingin memastikan apakah ada perubahan keterangan yang diberikan para saksi atau tidak. Baca juga:
Istri Cantik Ditusuk Bertubi-tubi di Uj
ung Jalan Desa hingga Tewas Bersimbah Darah
"Rekonstruksi kedua itu untuk memastikan kembali apa yang sudah diberikan keterangan itu ada perubahan atau tidak karena itu menyangkut masalah pembuktian, petunjuk, dan alibi waktu yang didapat dari keterangan mereka-mereka yang sudah diperiksa, makanya dilakukan rekonstruksi kedua," jelasnya.
Selain merekonstruksi ulang, lanjut Erdi, penyidik juga melakukan analisis digital terhadap telepon genggam dan provider korban dan keluarga.
"Itu masalah hilang atau tidaknya (HP korban) saya belum monitor, tapi hasil-hasil tersebut menjadi konsumsi penyidik. Kita tidak bisa menyampaikan kepada umum hasil-hasilnya, tapi penyidik masih mendalami, menganalisa hasil-hasil yang didapat," terangnya.
Meski begitu, Erdi tidak merinci telepon genggam milik siapa saja yang dianalisa penyidik untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan sadis itu. "Semuanya sedang dianalisa dari HP yang diminta oleh penyidik ada beberapa orang," katanya.
Dalam rekonstruksi kedua itu, kata Erdi, polisi ingin memastikan apakah ada perubahan keterangan yang diberikan para saksi atau tidak. Baca juga:
Istri Cantik Ditusuk Bertubi-tubi di Uj
ung Jalan Desa hingga Tewas Bersimbah Darah
"Rekonstruksi kedua itu untuk memastikan kembali apa yang sudah diberikan keterangan itu ada perubahan atau tidak karena itu menyangkut masalah pembuktian, petunjuk, dan alibi waktu yang didapat dari keterangan mereka-mereka yang sudah diperiksa, makanya dilakukan rekonstruksi kedua," jelasnya.
Selain merekonstruksi ulang, lanjut Erdi, penyidik juga melakukan analisis digital terhadap telepon genggam dan provider korban dan keluarga.
"Itu masalah hilang atau tidaknya (HP korban) saya belum monitor, tapi hasil-hasil tersebut menjadi konsumsi penyidik. Kita tidak bisa menyampaikan kepada umum hasil-hasilnya, tapi penyidik masih mendalami, menganalisa hasil-hasil yang didapat," terangnya.
Meski begitu, Erdi tidak merinci telepon genggam milik siapa saja yang dianalisa penyidik untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan sadis itu. "Semuanya sedang dianalisa dari HP yang diminta oleh penyidik ada beberapa orang," katanya.
Lihat Juga :