Cerita Penghulu Jenaka yang Viral: Ada Calon Pengantin Kesulitan Ucap Maskawin hingga Batal Nikah
Kamis, 02 September 2021 - 08:04 WIB
loading...
A
A
A
"Yang mengantar dan menyebut bukan dirinya wali, kesulitan ngucap, akhirnya pegel (kesal) monting (pusing), akhirnya nggak jadi nikah. Kayak gitu ada, pernah," imbuh pria Pengasuh Ponpes Ar Rozzaq, Desa Slamperejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang ini. Baca: Dua Kali Terpapar COVID-19, Dokter yang Bertugas di Batu Bara Meninggal Dunia.
Makanya Anas berpesan, agar para calon pengantin baru seharusnya memberikan mahar atau maskawin yang sederhana, dan tidak terlalu rumit diucapkan. Mengingat maskawin bukan dibuat gaya-gayaan, melainkan sesuatu hal yang sesuai kekuatan sang calon mempelai.
"Bahagia bukan karena jenis maskawin, kaya bukan karena gayanya maskawin, bahagia itu insya Allah karena hidup jujur, suami jujur istri bahagia, bukan karena maskawin, mau maskawin air minum segelas boleh, yang penting harus diberikan dan harus disesuaikan dengan kekuatannya," paparnya.
Di sisi lain, ada pesan pernikahan yang disampaikan juga kerap kali membuat calon pengantin dan pihak keluarga bersedih, lantaran ingat orang tua. "Mengingat mendiang orang tua menjadi menangis itu biasa, ya biasa saja, tetap ada," ucapnya. Baca Juga: Sempat Dikira Pingsan, Penjaga Toilet Pasar Cinde Ternyata Tewas.
Makanya Anas berpesan, agar para calon pengantin baru seharusnya memberikan mahar atau maskawin yang sederhana, dan tidak terlalu rumit diucapkan. Mengingat maskawin bukan dibuat gaya-gayaan, melainkan sesuatu hal yang sesuai kekuatan sang calon mempelai.
"Bahagia bukan karena jenis maskawin, kaya bukan karena gayanya maskawin, bahagia itu insya Allah karena hidup jujur, suami jujur istri bahagia, bukan karena maskawin, mau maskawin air minum segelas boleh, yang penting harus diberikan dan harus disesuaikan dengan kekuatannya," paparnya.
Di sisi lain, ada pesan pernikahan yang disampaikan juga kerap kali membuat calon pengantin dan pihak keluarga bersedih, lantaran ingat orang tua. "Mengingat mendiang orang tua menjadi menangis itu biasa, ya biasa saja, tetap ada," ucapnya. Baca Juga: Sempat Dikira Pingsan, Penjaga Toilet Pasar Cinde Ternyata Tewas.
(nag)
Lihat Juga :