Tawarkan Hubungan Seks, 2 Cewek Seksi di Kupang Pasang Tarif Hingga Rp1 Juta

Kamis, 02 September 2021 - 06:53 WIB
loading...
Tawarkan Hubungan Seks,...
Dua cewek seksi yang terlibat prostitusi online dengan tarif hingga Rp1 juta di Kupang digelandang ke Ditreskrimsus Polda NTT. Foto/iNews TV/Eman Suni
A A A
KUPANG - Prostitusi online yang melibatkan 2cewek seksi di Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan tarif hingga Rp1 juta digerebek Ditreskrimsus Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kedua gadis itu ditangkap petugas terkait praktik prostitusi online menggunakan aplikasi MiChat, Rabu (1/9/2021). Mereka memasang tarif mulai Rp500 ribu hingga Rp1 juta untuk sekali kencan.

Mereka ditangkap secara terpisah. Tersangka AP diamankan di sebuah kos di wilayah Oe-Bobo. Sedangkan tersangka CB diamankan di sebuah hotel di kawasan Kepala Lima.

Baca juga: 9 Gadis Wanita Ini Diamankan, Diduga Terlibat Prostitusi Online di Gorontalo

Saat diamankan petugas, keduanya diduga usai melayani pelanggan atau pria hidung belang. Hal itu lantaran polisi menemukan alat kontrasepsi kondom bekas pakai di lokasi.

Wadir Reskrimsus Polda NTT, Kompol Kristian Ratu mengatakan, praktik prostitusi online ini dilakukan secara mandiri, yakni mendaftar ke aplikasi dan langsung menawarkan diri. "Setiap pelanggan akan dilayani sesuai kesepakatan dengan tarif untuk sekali kencan yang dipatok kedua remaja putri ini 500 ribu hingga 1 juta rupiah," katanya.

Baca juga: Polda Sumsel Bongkar Prostitusi Online Anak di Bawah Umur, Bahkan Bisa Layani Threesome

Kedua gadis muda lulusan SMA ini diduga telah menjalani bisnis praktik prostitusi online semenjak masa pandemi.

Saat mengamankan keduanya, polisi mengamankan 2 buah hp yang biasanya digunakan kedua remaja putri untuk menjalani bisnis prostitusi online, alat kontrasensi dan uang sebesar Rp585.000. Kini keduanya terancaman hukuman 6 tahun penjara.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
Polda NTT Ungkap 27...
Polda NTT Ungkap 27 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 2 Oknum Polisi Jadi Tersangka
Infrastruktur Terputus,...
Infrastruktur Terputus, Ary Buraen Turun Tangan dan Dorong Pemda Kupang Bergerak Cepat
Diduga Peras Pengedar...
Diduga Peras Pengedar Obat Keras Rp375 Juta, Dirresnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan
Kolaborasi Guru dan...
Kolaborasi Guru dan Siswa di Kupang: Inovasi Pembelajaran hingga Bengkel Mandiri
Otniel Benyamin Selan...
Otniel Benyamin Selan Tekankan Kesiapsiagaan Bencana, Dorong Edukasi dan Pelatihan Evakuasi Warga Kupang
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Eks Pj Sekda Kupang...
Eks Pj Sekda Kupang Gabung Perindo NTT, Konsolidasi Politik Diperkuat dan Target Rebut Kembali Basis Politik
Kakak dan Adik Kandung...
Kakak dan Adik Kandung Lakukan Hubungan Sedarah hingga Miliki Bayi, Hebohkan Malaysia
Rekomendasi
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
Berita Terkini
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved