Tingkatkan Kemampuan Perempuan, Yasmina Dirikan Sekolah Istri Teladan Sawahlunto
Rabu, 01 September 2021 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menjelaskan, anak merupakan generasi penerus bangsa di masa depan. Permasalahan yang dialami pada anak dimasa pandemi sekarang akan memberikan pengaruh pada kehidupan bangsa. Salah satu faktor penyebab permasalahan yang terjadi pada anak umumnya disebabkan karena kurangnya peran dan fungsi orang tua terutama ibu dalam keluarga.
Di masa pandemi sekarang istri memiliki peran ektra tidak hanya sebagai ibu dan istri bagi suami tetapi juga sebagai guru untuk anak belajar secara daring, sebagai dokter saat anggota keluarga sakit, sebagai manajemen gizi bagi anggota keluarga serta sebagai manajer keuangan dalam keluarga.
Menurutnya, sejalan dengan permasalahan tersebut, dan untuk memastikan generasi penerus bangsa yang berkualitas, maka Program Silo (Sekolah Istri Teladan Sawahlunto) dirasa sangat penting untuk dapat dilaksanakan.
Hal ini berguna agar kasus atau permasalahan yang berkaitan dengan pengasuhan dan pemenuhan hak anak dapat terpenuhi.
"Saya mengucapkan selamat kepada masyarakat Kota Sawahlunto yang tersebar di setiap desa/kelurahan karena program ini akan meningkatkan pengasuhan berkualitas untuk ketahanan keluarga," tandasnya.
Sedangkan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan anak Kota Sawahlunto Efriyanto menambahkan, filosofi diambilnya nama Silo karena di Sawahlunto terdapat 3 Silo (tepat penyimpanan batu bara di masa lalu) yang berdiri kokoh sejajar di pusat Kota Sawahlunto.
Di masa pandemi sekarang istri memiliki peran ektra tidak hanya sebagai ibu dan istri bagi suami tetapi juga sebagai guru untuk anak belajar secara daring, sebagai dokter saat anggota keluarga sakit, sebagai manajemen gizi bagi anggota keluarga serta sebagai manajer keuangan dalam keluarga.
Menurutnya, sejalan dengan permasalahan tersebut, dan untuk memastikan generasi penerus bangsa yang berkualitas, maka Program Silo (Sekolah Istri Teladan Sawahlunto) dirasa sangat penting untuk dapat dilaksanakan.
Hal ini berguna agar kasus atau permasalahan yang berkaitan dengan pengasuhan dan pemenuhan hak anak dapat terpenuhi.
"Saya mengucapkan selamat kepada masyarakat Kota Sawahlunto yang tersebar di setiap desa/kelurahan karena program ini akan meningkatkan pengasuhan berkualitas untuk ketahanan keluarga," tandasnya.
Sedangkan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan anak Kota Sawahlunto Efriyanto menambahkan, filosofi diambilnya nama Silo karena di Sawahlunto terdapat 3 Silo (tepat penyimpanan batu bara di masa lalu) yang berdiri kokoh sejajar di pusat Kota Sawahlunto.
Lihat Juga :