Jabar Luncurkan Rintisan Usaha Petani Milenial Bidang Perkebunan
Rabu, 01 September 2021 - 08:03 WIB
loading...
A
A
A
"Sesuai arahan Pak Gubernur untuk memperbanyak sumber permodalan dan offtaker, alhamdulillah KUR (kredit usaha rakyat) yang disalurkan kepada petani milenial juga tidak hanya mengandalkan Bank Jabar Banten (bank bjb). Kami juga bekerja sama dengan BNI dan sudah terealisasi untuk lima orang petani milenial. Mudah-mudahan secara bertahap akan bertambah lagi," terangnya.
Hendy juga mengungkapkan bahwa sejumlah komoditas yang dipilih para petani milenial punya pangsa pasar yang baik, seperti limbah kelapa yang menurutnya punya potensi yang cerah di pasar ekspor. Hendy menyebut, permintaan limbah kelapa, yakni arang dan sabutnya cukup besar di pasar ekspor.
"Menurut para pelaku offtaker kami di sana, ini peluang pasarnya belum bisa dipenuhi, baru 10 persen, tentu 90 persen belum bisa dipenuhi. Mudah- mudahan pertemuan kali ini menjadi inspirasi bagi semua pihak dalam upaya menumbuhkan petani-petani milenial di Jawa Barat untuk mengisi kekosongan," katanya.
Asisten II Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Garut, Toni Tisna Somantri menilai, Petani Milenial merupakan program yang tepat. Apalagi, Kabupaten Garut punya potensi pertanian yang luar biasa jika dikelola dengan baik. "Tidak hanya kopi, ada juga jeruk garut, dan produk pertanian lainnya yang luar biasa potensinya," katanya.
Pemimpin Bank BNI Kantor Wilayah (Kanwil) Bandung, Edy Awaludin menambahkan, Bank BNI sebagai salah satu agent of development perlu ikut peduli dalam upaya meningkatkan sektor pertanian. "BNI sebagai salah satu bank negara, meningkatkan bisnis tidak hanya di sektor perdagangan, tapi juga pertanian," katanya.
Hendy juga mengungkapkan bahwa sejumlah komoditas yang dipilih para petani milenial punya pangsa pasar yang baik, seperti limbah kelapa yang menurutnya punya potensi yang cerah di pasar ekspor. Hendy menyebut, permintaan limbah kelapa, yakni arang dan sabutnya cukup besar di pasar ekspor.
"Menurut para pelaku offtaker kami di sana, ini peluang pasarnya belum bisa dipenuhi, baru 10 persen, tentu 90 persen belum bisa dipenuhi. Mudah- mudahan pertemuan kali ini menjadi inspirasi bagi semua pihak dalam upaya menumbuhkan petani-petani milenial di Jawa Barat untuk mengisi kekosongan," katanya.
Asisten II Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Garut, Toni Tisna Somantri menilai, Petani Milenial merupakan program yang tepat. Apalagi, Kabupaten Garut punya potensi pertanian yang luar biasa jika dikelola dengan baik. "Tidak hanya kopi, ada juga jeruk garut, dan produk pertanian lainnya yang luar biasa potensinya," katanya.
Pemimpin Bank BNI Kantor Wilayah (Kanwil) Bandung, Edy Awaludin menambahkan, Bank BNI sebagai salah satu agent of development perlu ikut peduli dalam upaya meningkatkan sektor pertanian. "BNI sebagai salah satu bank negara, meningkatkan bisnis tidak hanya di sektor perdagangan, tapi juga pertanian," katanya.
(don)
Lihat Juga :