Kapasitas Terisi 30%, RS Rujukan COVID-19 Antisipasi Lonjakan Pasien
Sabtu, 30 Mei 2020 - 14:56 WIB
loading...
A
A
A
"Meski begitu, di bulan Mei ini, semua permintaan sudah terpenuhi. Tidak ada lagi faskes (fasilitas kesehatan) yang menyatakan kekurangan APD atau APD tak standar," katanya.
Pihaknya pun konsisten menginventarisasi pusat isolasi COVID-19 tambahan di sejumlah daerah sebagai upaya penguatan kesiapsiagaan menghadapi lonjakan kasus positif COVID-19.
(Baca: Skenario New Normal Sekolah di Bekasi, Kapasitas Kelas dan Jam Belajar Dikurangi)
Hingga Rabu 27 Mei 2020 lalu, kata Berli, jumlah tempat tidur pusat isolasi di Jabar mencapai 1.312 tempat tidur dan baru terisi 153 tempat tidur atau 11,66 persen dari total kapasitas tempat tidur yang tersedia.
"Sementara terkait alat tes COVID-19, kami memiliki 34.000 alat tes swab dan 5.000 alat rapid test. Kami juga akan terus menambah ketersediaan alat tes COVID-19," katanya.
Diketahui, Gubernur Jabar yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil meminta kabupaten/kota di Jabar yang menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal untuk mewaspadai lonjakan kasus COVID-19.
Pihaknya pun konsisten menginventarisasi pusat isolasi COVID-19 tambahan di sejumlah daerah sebagai upaya penguatan kesiapsiagaan menghadapi lonjakan kasus positif COVID-19.
(Baca: Skenario New Normal Sekolah di Bekasi, Kapasitas Kelas dan Jam Belajar Dikurangi)
Hingga Rabu 27 Mei 2020 lalu, kata Berli, jumlah tempat tidur pusat isolasi di Jabar mencapai 1.312 tempat tidur dan baru terisi 153 tempat tidur atau 11,66 persen dari total kapasitas tempat tidur yang tersedia.
"Sementara terkait alat tes COVID-19, kami memiliki 34.000 alat tes swab dan 5.000 alat rapid test. Kami juga akan terus menambah ketersediaan alat tes COVID-19," katanya.
Diketahui, Gubernur Jabar yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil meminta kabupaten/kota di Jabar yang menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal untuk mewaspadai lonjakan kasus COVID-19.
Lihat Juga :