Sinergi Tangani COVID-19, Kadin Banten Serahkan Bantuan Oksigen ke Pemkab Serang
Senin, 30 Agustus 2021 - 20:42 WIB
loading...
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah saat menerima rombongan Kadin Banten di Pendopo Bupati Serang, Senin (30/8/2021). Foto: SINDONews/Mahesa Apriandi
A
A
A
SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menerima bantuan tabung oksigen dari Kadin Provinsi Banten untuk penanggulangan COVID-19 . Sinergi pun dilakukan hingga vaksinasi dan program bantuan sosial untuk masyarakat terdampak pandemi.
“Saya atas nama pribadi dan pemda, mengucapkan trima kasih. Ini bantuan yang sangat dibutuhkan,” kata Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah saat menerima rombongan Kadin Banten di Pendopo Bupati Serang, Senin (30/8/2021).
Baca juga: Ada Deretan Mobil Mewah dan Mobil Dinas N1 MP di Belakang Rumah Megah Bupati Cantik Probolinggo
Tatu menyatakan, bantuan oksigen akan diteruskan untuk Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP). Sebab walau kondisi pandemi menurun, tetapi masih ada pasien COVID-19 sebanyak 23 orang pasien rawat inap dan 6 orang dalam perawatan di ICU.
“Bulan ini pasien COVID-19 di rumah sakit memang menurun. Puncaknya saat Juli dan awal Agustus, sampai ruang perawatan overload. Kita berdoa bersama, semoga terus menurun sampai COVID-19 hilang,” ujarnya.
Baca juga: Istri dan Anak Gadisnya Ditelanjangi dan Dibunuh, Yosef Tertekan Sang Istri Mudanya Sering Menangis
Menurut Tatu, saat pandemi tidak hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berdampak pada sisi ekonomi dan sosial. “Jumlah pengangguran meningkat, jadi kondisi ekonomi kita seperti restart. Kita harus berkolaborasi, Kadin punya potensi, bersama pemda menyelesaikan masalah bersama,” ujarnya.
“Saya atas nama pribadi dan pemda, mengucapkan trima kasih. Ini bantuan yang sangat dibutuhkan,” kata Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah saat menerima rombongan Kadin Banten di Pendopo Bupati Serang, Senin (30/8/2021).
Baca juga: Ada Deretan Mobil Mewah dan Mobil Dinas N1 MP di Belakang Rumah Megah Bupati Cantik Probolinggo
Tatu menyatakan, bantuan oksigen akan diteruskan untuk Rumah Sakit dr Dradjat Prawiranegara (RSDP). Sebab walau kondisi pandemi menurun, tetapi masih ada pasien COVID-19 sebanyak 23 orang pasien rawat inap dan 6 orang dalam perawatan di ICU.
“Bulan ini pasien COVID-19 di rumah sakit memang menurun. Puncaknya saat Juli dan awal Agustus, sampai ruang perawatan overload. Kita berdoa bersama, semoga terus menurun sampai COVID-19 hilang,” ujarnya.
Baca juga: Istri dan Anak Gadisnya Ditelanjangi dan Dibunuh, Yosef Tertekan Sang Istri Mudanya Sering Menangis
Menurut Tatu, saat pandemi tidak hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berdampak pada sisi ekonomi dan sosial. “Jumlah pengangguran meningkat, jadi kondisi ekonomi kita seperti restart. Kita harus berkolaborasi, Kadin punya potensi, bersama pemda menyelesaikan masalah bersama,” ujarnya.
Lihat Juga :