Kursi Wagub Papua Makin Panas, Pieter: Itu Milik Golkar Partai Lain Jangan Mimpi
Selasa, 24 Agustus 2021 - 20:49 WIB
loading...
Ketua DPC Partai Golkar Pegunungan Bintang, Pieter Kalakmabin. Foto: MPI/Omega Batkorumbawa
A
A
A
JAYAPURA - Polemik calon Wakil Gubernur Papua pengganti almarhum Klemen Tinal semakin menjadi bola liar di kalangan masyarakat Papua , hingga banyak kelompok mahasiswa pun angkat bicara untuk mendesak Koalisi Papua Bangkit Lukmen Jilid II segera menentukan dua nama yang dianggap sudah jadi pilihan Gubernur Lukas Enembe .
Namun, Ketua DPC Partai Golkar Pegunungan Bintang, Pieter Kalakmabin dengan tegas mengakatan bahwa kursi Wakil Gubernur Papua nantinyaadalah milik Partai Golkar. “Banyak yang komentar soal pengisian jabatan sepeninggal almarhum senior kami, Klemen Tinal yang seorang wakil gubernur. Padahal aturan jelas bahwa ini merupakan bagiannya Golkar untuk mengisi jabatan tersebut,” ujar Pieter kepada wartawan di Jayapura, Selasa (24/08/2021)
Baca juga: 2 Pekerja Jembatan Dibunuh dengan Sadis di Pedalaman Papua, Kapolda Kirim Pasukan Tambahan
Dia pun mengakui kepergian Klemen Tinal menjadi duka mendalam karena almarhum adalah kader terbaik Partai Golkar. Sehingga hal ini perlu diketahui bahwa kursi Wagub yang diwariskan oleh almarhum adalah milik Partai Golkar yang tidak bisa digeser ke partai lain. “Tentunya saya dan sejumlah rekan kader Partai Golkar sangat kehilangan dan turut kehilangan dengan kepergian kader terbaik kami (Klemen Tinal),” katanya.
Pieter Kalakmabin juga menambahkanesensi dalam berpolitik itu harus memahami etika, sehingga kepada teman-teman lain di partai koalisi diharapkan untuk memahami hal ini.
Baca juga: Usai Dihamili, Wanita Cantik Asal Minahasa Ini Laporkan Pacar ke Polisi
“Tolong teman-teman lain jangan mengada-ada, hingga katakan ini adalah kewenangan gubernur padahal ini otoritas kewenangan partai. Kami harap juga kepada gubernur untuk dapat menghargai Partai Golkar, bahwa siapa pun itu adalah dari kebijakan yang dikeluarkan oleh Partai Golkar terkait kursi jabatan Wagub,” tegasnya.
Namun, Ketua DPC Partai Golkar Pegunungan Bintang, Pieter Kalakmabin dengan tegas mengakatan bahwa kursi Wakil Gubernur Papua nantinyaadalah milik Partai Golkar. “Banyak yang komentar soal pengisian jabatan sepeninggal almarhum senior kami, Klemen Tinal yang seorang wakil gubernur. Padahal aturan jelas bahwa ini merupakan bagiannya Golkar untuk mengisi jabatan tersebut,” ujar Pieter kepada wartawan di Jayapura, Selasa (24/08/2021)
Baca juga: 2 Pekerja Jembatan Dibunuh dengan Sadis di Pedalaman Papua, Kapolda Kirim Pasukan Tambahan
Dia pun mengakui kepergian Klemen Tinal menjadi duka mendalam karena almarhum adalah kader terbaik Partai Golkar. Sehingga hal ini perlu diketahui bahwa kursi Wagub yang diwariskan oleh almarhum adalah milik Partai Golkar yang tidak bisa digeser ke partai lain. “Tentunya saya dan sejumlah rekan kader Partai Golkar sangat kehilangan dan turut kehilangan dengan kepergian kader terbaik kami (Klemen Tinal),” katanya.
Pieter Kalakmabin juga menambahkanesensi dalam berpolitik itu harus memahami etika, sehingga kepada teman-teman lain di partai koalisi diharapkan untuk memahami hal ini.
Baca juga: Usai Dihamili, Wanita Cantik Asal Minahasa Ini Laporkan Pacar ke Polisi
“Tolong teman-teman lain jangan mengada-ada, hingga katakan ini adalah kewenangan gubernur padahal ini otoritas kewenangan partai. Kami harap juga kepada gubernur untuk dapat menghargai Partai Golkar, bahwa siapa pun itu adalah dari kebijakan yang dikeluarkan oleh Partai Golkar terkait kursi jabatan Wagub,” tegasnya.
Lihat Juga :