Ridwan Kamil Minta Sandiaga Uno Kawal Jatah Vaksin 15 Juta Dosis per Bulan untuk Jabar
Senin, 23 Agustus 2021 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karenanya, agar target tersebut dapat tercapai, Kang Emil meminta Sandiaga Uno membantu mengonsolidasikan pasokan vaksin untuk Jabar hingga 15 juta dosis per bulan kepada pemerintah pusat.
"Saya titip Pak Menteri di level pemerintah pusat, tolong saling ingatkan bahwa penduduk jabar 50 juta jiwa, suplai 15 juta dosis per bulan harus lancar, biarkan teknis penyuntikan dan lain lain urusan di pemerintah daerah," tuturnya.
Baca juga: Jelang Subuh, Garut Diguncang Gempa Tektonik 4.9 SR
Emil menekankan, herd immunity akan mempercepat pemulihan ekonomi, kesehatan, termasuk aktivitas masyarakat kembali berjalan normal meski tetap dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat. Saat ini, kata Kang Emil, seiring turunnya zona risiko COVID-19 di Jabar, destinasi wisata pun akan mulai dibuka secara gradual.
"Batasin dulu (kapasitas) 25 persen, cek dulu pengunjungnya. Kalau evaluasinya bagus, nanti dinaikan (kapasitas). Tapi tetap, sukseskan dulu PPKM ini, sebuah pengorbanan dari warga. Sambil dibuka pelan-pelan, kami salurkan juga bansos tunai kepada puluhan ribu pelaku ekonomi kreatif di Jabar," katanya.
Di tempat yang sama, Sandiaga Uno mengamini pentingnya vaksinasi dalam penanganan pandemi COVID-19. Menurutnya, berdasarkan pemodelan yang disusun ahli matematika dan epidemiolog, jika upaya pengendalian berjalan konstan, maka kasus COVID-19 akan terus melandai hingga September 2021 dan Indonesia diprediksi akan pulih dari pandemi pada kuartal IV 2021.
"(Soal 15 juta vaksin untuk Jabar per bulan) akan kami konsolidasikan dengan Kemenkes (Kementerian Kesehatan). Tadi targetnya 15 juta (dosis) per bulan akan kita amankan untuk Jabar," tegasnya.
"Saya titip Pak Menteri di level pemerintah pusat, tolong saling ingatkan bahwa penduduk jabar 50 juta jiwa, suplai 15 juta dosis per bulan harus lancar, biarkan teknis penyuntikan dan lain lain urusan di pemerintah daerah," tuturnya.
Baca juga: Jelang Subuh, Garut Diguncang Gempa Tektonik 4.9 SR
Emil menekankan, herd immunity akan mempercepat pemulihan ekonomi, kesehatan, termasuk aktivitas masyarakat kembali berjalan normal meski tetap dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat. Saat ini, kata Kang Emil, seiring turunnya zona risiko COVID-19 di Jabar, destinasi wisata pun akan mulai dibuka secara gradual.
"Batasin dulu (kapasitas) 25 persen, cek dulu pengunjungnya. Kalau evaluasinya bagus, nanti dinaikan (kapasitas). Tapi tetap, sukseskan dulu PPKM ini, sebuah pengorbanan dari warga. Sambil dibuka pelan-pelan, kami salurkan juga bansos tunai kepada puluhan ribu pelaku ekonomi kreatif di Jabar," katanya.
Di tempat yang sama, Sandiaga Uno mengamini pentingnya vaksinasi dalam penanganan pandemi COVID-19. Menurutnya, berdasarkan pemodelan yang disusun ahli matematika dan epidemiolog, jika upaya pengendalian berjalan konstan, maka kasus COVID-19 akan terus melandai hingga September 2021 dan Indonesia diprediksi akan pulih dari pandemi pada kuartal IV 2021.
"(Soal 15 juta vaksin untuk Jabar per bulan) akan kami konsolidasikan dengan Kemenkes (Kementerian Kesehatan). Tadi targetnya 15 juta (dosis) per bulan akan kita amankan untuk Jabar," tegasnya.
Lihat Juga :