Mantap, 27 Doktor Diterima Sebagai Dosen Tetap Unpad Lewat Jalur High Quality Talent

Minggu, 22 Agustus 2021 - 09:24 WIB
loading...
Mantap, 27 Doktor Diterima...
Sebanyak 27 orang berharap doktor berhasil diterima sebagai calon dosen tetap Non-PNS Universitas Padjadjaran (Unpad). SINDOnews/Arif
A A A
BANDUNG - Sebanyak 27 orang berharap doktor berhasil diterima sebagai calon dosen tetap Non-PNS Universitas Padjadjaran (Unpad). Mereka berhasil lolos melalui skema khusus High Quality Talent Universitas Padjadjaran.

Mereka adalah para calon dosen dengan kualitas cukup baik. Sebelumnya, para pelamar berhasil lulus berdasarkan proses seleksi yang ketat dan penilaian saksama oleh pihak universitas.

Direktur Sumber Daya Manusia Unpad Aulia Iskandarsyah menjelaskan, jumlah pelamar yang mendaftar menjadi dosen melalui skema High Quality Talent Unpad mencapai 158 orang. Peserta kemudian mengikuti sejumlah seleksi dan penilaian yang digelar dari awal Juni hingga awal Agustus 2021.

Mengingat rekrutmen tenaga pendidik ini menggunakan skema khusus, Unpad menetapkan sejumlah persyaratan berupa talenta dan kualifikasi unggul yang wajib dipunyai oleh pelamar. Persyaratan tersebut di antaranya, berkualifikasi Doktor dari perguruan tinggi terekognisi internasional, memiliki setidaknya tiga publikasi internasional dalam tiga tahun terakhir, serta memiliki passion yang kuat dalam bidang pengajaran, penelitian, dan pembelajaran.

“Berdasarkan dari aplikasi yang masuk ke Direktorat SDM Unpad, mayoritas aplikan memiliki kualifikasi yang baik, mereka merupakan lulusan dari universitas terkemuka di dalam negeri dan luar negeri dan utamanya memilki portofolio riset dan publikasi yang bagus,” kata Aulia dalam siaran persnya, Minggu (22/8/2021)

Setiap pelamar kemudian mengikuti beberapa tahap seleksi. Mulai dari seleksi administrasi, asesmen psikologi oleh tim Pusat Inovasi Psikologi Unpad, seleksi Micro Teaching dan wawancara oleh pimpinan fakultas, departemen, program studi, hingga dosen pengampu, hingga tahap wawancara akhir oleh pimpinan universitas.

Seleksi kemampuan Micro Teaching diperlukan untuk mengetahui apakah pelamar bisa memenuhi tugas dasarnya sebagai dosen, yaitu melakukan tridarma. Meski skema ini menyasar kandidat dengan portofolio riset yang baik, ia juga wajib menguasai kemampuan dasar sebagai seorang pengajar. Baca: Banjir Landa Konawe, Puluhan Rumah dan Lahan Pertanian Terendam.

“Oleh karena itu, kandidat harus mengikuti evaluasi untuk memotret kemampuan mengajar, baik dari segi substansi maupun metodologi,” sambung Aulia.

Aulia mengharapkan, pelamar yang dinyatakan lulus seleksi ini mampu mewujudkan tujuan awal dari proses rekrutmen dosen melalui skema High Quality Talent. Skema ini mendorong Unpad untuk memperoleh sumber daya manusia baru yang berkualitas serta mampu menjadi akselerator untuk meningkatkan rekognisi akademik di tingkat internasional. Baca Juga: Bersenjata Golok, 2 Pemuda di Sukabumi Nekat Begal Handphone Warga.

Para calon dosen terpilih kemudian akan melakukan pertemuan dengan Rektor Unpad Prof. Rina Indiastuti secara virtual pada 1 September mendatang.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Raih Doktor Ekonomi...
Raih Doktor Ekonomi di Universitas Trisakti, Sabar L Tobing Tawarkan Gagasan Pajak Digital
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Rekomendasi
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Warga Tangsel Resah...
Warga Tangsel Resah Dipungut Biaya Pemakaman hingga Jutaan Rupiah
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved