Kurang Diminati, Isolasi Apung Makassar Minim Pasien Covid-19
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 10:02 WIB
loading...
Tingkat keterisian isolasi apung KM Umsini milik Pemkot Makassar minim pasien Covid-19. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Setelah diluncurkan awal Agustus lalu, tingkat keterisian Kapal Motor (KM) Umsini sebagai isolasi apung tercatat sangat minim.
Dari informasi yang dihimpun tercatat hunian hanya mencapai 48 pasien, dan sejak hari pertama baru terisi sebanyak 169 orang.
Padahal bed occupancy ratio (BOR) yang disediakan ada sebanyak 868, yang terdiri dari 804 untuk pasien dan 64 untuk tenaga nakes.
Baca Juga: Pasien Covid-19 Keluhkan Kondisi KM Umsini yang Jadi Isolasi Apung
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengakui masih minimnya tingkat hunian tersebut, idealnya hunian harus mencapai 500 pasien agar bisa berjalan efektif.
Dirinya pun telah mempersyaratkan agar lurah membawa minimal 1 orang tiap hari untuk dinaikkan ke kapal . Sehingga bisa mengakomodir keterisian hingga 153 pasien per hari.
Dari informasi yang dihimpun tercatat hunian hanya mencapai 48 pasien, dan sejak hari pertama baru terisi sebanyak 169 orang.
Padahal bed occupancy ratio (BOR) yang disediakan ada sebanyak 868, yang terdiri dari 804 untuk pasien dan 64 untuk tenaga nakes.
Baca Juga: Pasien Covid-19 Keluhkan Kondisi KM Umsini yang Jadi Isolasi Apung
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengakui masih minimnya tingkat hunian tersebut, idealnya hunian harus mencapai 500 pasien agar bisa berjalan efektif.
Dirinya pun telah mempersyaratkan agar lurah membawa minimal 1 orang tiap hari untuk dinaikkan ke kapal . Sehingga bisa mengakomodir keterisian hingga 153 pasien per hari.
Lihat Juga :