Di Tengah Perayaan HUT RI ke-76, Muncul Petisi Dukungan Penutupan PT Greenfields di Blitar
Rabu, 18 Agustus 2021 - 06:36 WIB
loading...
Tampak petisi penggalangan dukungan penutupan PT Greenfields di Blitar. Foto SINDOnews/Solichan Arif
A
A
A
BLITAR - Di tengah perayaan HUT RI ke-76 , sebuah petisi penggalangan dukungan menutup PT Greenfields Indonesia di Kabupaten Blitar beredar di media sosial. Dalam hitungan beberapa jam, ratusan orang telah membubuhkan tanda tangan sebagai tanda sepakat PT Greenfields ditutup.
Sejak membuka peternakan sapi perah (Farm 2) di wilayah Kecamatan Wlingi (2018), perusahaan modal asing (PMA) tersebut selalu bermasalah dengan lingkungan. Nur Muchlisin, warga Kabupaten Blitar mengatakan, dirinya yang berinisiatif membuat petisi tersebut. Baca juga: Momentum HUT ke 76 RI, PAN Hadiahkan Beasiswa Kemerdekaan untuk Anak Yatim
"Hal itu untuk menunjukkan bahwa warga Kabupaten Blitar memang menginginkan PT Greenfields ditutup," ujar Nur Muchlisin kepada Sindonews.com Selasa (17/8/2021). Petisi penggalangan dukungan penutupan PT Greenfields langsung mendapat respon positif dari warga net.
Hingga saat ini tercatat sudah 113 pemilik akun media sosial memberikan tanda tangannya. Sebagian besar penandatangan menyatakan alasan, setiap warga berhak mendapatkan lingkungan yang bersih dari limbah. "Targetnya 200 penanda tangan," kata Nur Muchlisin.
Sejak ada PT Greenfields, persoalan limbah kotoran sapi tidak pernah berhenti. Terutama di wilayah Kecamatan Wlingi dan Kecamatan Doko. Limbah kotoran sapi mengakibatkan air sungai keruh, kotor sekaligus bau busuk. Ikan-ikan di sungai pada mati. Baca juga: Swasta Diajak Ikut Rehabilitasi Hutan Mangrove, Luhut: Potensi Ekonominya Tinggi
Sejak membuka peternakan sapi perah (Farm 2) di wilayah Kecamatan Wlingi (2018), perusahaan modal asing (PMA) tersebut selalu bermasalah dengan lingkungan. Nur Muchlisin, warga Kabupaten Blitar mengatakan, dirinya yang berinisiatif membuat petisi tersebut. Baca juga: Momentum HUT ke 76 RI, PAN Hadiahkan Beasiswa Kemerdekaan untuk Anak Yatim
"Hal itu untuk menunjukkan bahwa warga Kabupaten Blitar memang menginginkan PT Greenfields ditutup," ujar Nur Muchlisin kepada Sindonews.com Selasa (17/8/2021). Petisi penggalangan dukungan penutupan PT Greenfields langsung mendapat respon positif dari warga net.
Hingga saat ini tercatat sudah 113 pemilik akun media sosial memberikan tanda tangannya. Sebagian besar penandatangan menyatakan alasan, setiap warga berhak mendapatkan lingkungan yang bersih dari limbah. "Targetnya 200 penanda tangan," kata Nur Muchlisin.
Sejak ada PT Greenfields, persoalan limbah kotoran sapi tidak pernah berhenti. Terutama di wilayah Kecamatan Wlingi dan Kecamatan Doko. Limbah kotoran sapi mengakibatkan air sungai keruh, kotor sekaligus bau busuk. Ikan-ikan di sungai pada mati. Baca juga: Swasta Diajak Ikut Rehabilitasi Hutan Mangrove, Luhut: Potensi Ekonominya Tinggi
Lihat Juga :