Obat Insektisida Diduga Palsu Beredar di Bima, Polisi Amankan Truk Pengangkut
Rabu, 18 Agustus 2021 - 00:03 WIB
loading...
A
A
A
Hingga saat ini, penyidik Polres Bima sedang mengambil beberapa keterangan saksi untuk memperkuat dugaan pemalsuan obat insektisida merek Dumil 40 SP. Selain itu, kepolisian Polres Bima sudah mengantongi alamat perusahaan di Surabaya yang mengirim obat tersebut untuk dicek keabsahan izinnya.
Untuk masalah ini, Polres Bima akan berkoordinasi dengan kepolisian di Surabaya untuk menindaklanjuti terkait problem yang terjadi di Kabupaten Bima. Baca juga: Sikat 4 Motor di Bima, Komplotan Curanmor Takluk Dihadang Tim Puma
"Namun obat yang kami amankan saat ini, tidak berani kami simpulkan palsu sebelum semuanya terbukti secara hukum. Karena yang jelas, secara kasat mata dari dua botol obat yang dikatakan palsu maupun yang asli, terlihat sama persis tak ada bedanya,"jelasnya.
Sementara itu, perwakilan PT Excel Meg Indo, Usman, menjelaskan jika kasus ini sebelumnya telah dilaporkan sejak bulan Februari 2021 lalu di Polres Bima Kabupaten. Saat itu pula, Usman bersama Tim Opsnal Polres setempat langsung menyita sejumlah obat insektisida diduga palsu merek Dumil 40 SP yang hendak diedarkan melalui kios pengecer di sejumlah Kecamatan.
"Untuk membuktikan secara hukum bahwa obat pertanian insektisida merek Dumil 40 SP yang diamankan itu, saya sempat lakukan uji laboratorium akan kandungannya. Alhasil, Dumil 40 SP yang diedarkan oleh beberapa oknum kandungannya tidak sama dengan Dumil yang kita produksikan di PT Excel yang perusahaannya dari negara India," kata Usman, saat diwawancarai di Polres Bima, Selasa (17/8/2021).
Untuk masalah ini, Polres Bima akan berkoordinasi dengan kepolisian di Surabaya untuk menindaklanjuti terkait problem yang terjadi di Kabupaten Bima. Baca juga: Sikat 4 Motor di Bima, Komplotan Curanmor Takluk Dihadang Tim Puma
"Namun obat yang kami amankan saat ini, tidak berani kami simpulkan palsu sebelum semuanya terbukti secara hukum. Karena yang jelas, secara kasat mata dari dua botol obat yang dikatakan palsu maupun yang asli, terlihat sama persis tak ada bedanya,"jelasnya.
Sementara itu, perwakilan PT Excel Meg Indo, Usman, menjelaskan jika kasus ini sebelumnya telah dilaporkan sejak bulan Februari 2021 lalu di Polres Bima Kabupaten. Saat itu pula, Usman bersama Tim Opsnal Polres setempat langsung menyita sejumlah obat insektisida diduga palsu merek Dumil 40 SP yang hendak diedarkan melalui kios pengecer di sejumlah Kecamatan.
"Untuk membuktikan secara hukum bahwa obat pertanian insektisida merek Dumil 40 SP yang diamankan itu, saya sempat lakukan uji laboratorium akan kandungannya. Alhasil, Dumil 40 SP yang diedarkan oleh beberapa oknum kandungannya tidak sama dengan Dumil yang kita produksikan di PT Excel yang perusahaannya dari negara India," kata Usman, saat diwawancarai di Polres Bima, Selasa (17/8/2021).
Lihat Juga :