Merah Putih Jatuh ke Tanah, Pemuda Sumba Ini Menangis Lalu Berdoa dan Memanjat Tiang Bendera
Selasa, 17 Agustus 2021 - 13:18 WIB
loading...
Soleman Sairo sempat memanjatkan doa dan menangis sebelum memanjat tiang bendera yang pengait talinya terputus. Foto/MPI/Dionisius Umbu Ana Lodu
A
A
A
SUMBA BARAT - Tak kuasa melihat bendera merah putih jatuh ke tanah, Soleman Sairo tak kuasa menahan air matanya. Dia lalu berdoa dan bangkit berdiri untuk memanjat tiang bendera di Lapangan Pangadu Rade, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, NTT, Selasa (17/8/2021).
Baca juga: Pemuda Ini Jadi Pahlawan Saat Merah Putih Gagal Berkibar di Sumba Barat karena Pengait Putus
Insiden putusnya pengait bendera hingga membuat sang saka merah putih jatuh di tanag tersebut, terjadi saat petugas pengibar bendera mengerek bendera dalam upacara detik-detik Proklamai Kemerdekaan Indonesia.
Pemuda lajang yang akan berusia 30 tahun pada 31 Desember mendatang, menjadi sosok yang berhasil memanjat tiang bendera berbahan bambu tersebut. Dia berhasil membawa turun tali, dan selanjutnya pengibaran bendera kembali dilaksanakan.
Baca juga: Pemuda Ini Jadi Pahlawan Saat Merah Putih Gagal Berkibar di Sumba Barat karena Pengait Putus
Insiden putusnya pengait bendera hingga membuat sang saka merah putih jatuh di tanag tersebut, terjadi saat petugas pengibar bendera mengerek bendera dalam upacara detik-detik Proklamai Kemerdekaan Indonesia.
Pemuda lajang yang akan berusia 30 tahun pada 31 Desember mendatang, menjadi sosok yang berhasil memanjat tiang bendera berbahan bambu tersebut. Dia berhasil membawa turun tali, dan selanjutnya pengibaran bendera kembali dilaksanakan.
Lihat Juga :