Basarnas Terjunkan 4 Tim Antisipasi Lonjakan Pendaki Gunung Bawakaraeng
Senin, 16 Agustus 2021 - 10:26 WIB
loading...
Tim dari Basarnas dan Potensi SAR briefing di Pos Delapan Bawakaraeng. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Badan Pertolongan dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) Kota Makassar menerjunkan sebanyak empat tim untuk mengantisipasi pendaki di Gunung Bawakaraeng.
Empat tim tersebut terdiri atas 12 orang anggota Basarnas . Ada juga Potensi SAR dari 36 organisasi yang masing-masing mengirimkan dua perwakilan. Selain itu operasi juga dibantu Brigadir Infanteri (Brigif) Kostrad TNI sebanyak 10 personel.
Baca juga: Warga yang Camping di Hutan Pinus Lembanna Dibubarkan
"Kita membaur jadi satu, dan kita bagi empat tim. Ada yang standby di posko lima, delapan dan Lembah Ramma," ujar Kepala Seksi (Kasi) Operasional dan Siaga Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar , Muh Rizal kepada SINDOnews, Senin (16/8/2021).
Sekadar diketahui, jalur utama pendakian Gunung Bawakaraeng yaitu Lembanna ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Gowa, lantaran dikhawatirkan terjadi lonjakan kasus akibat banyaknya pendaki yang ingin memperingati 17 Agustus.
Baca juga: Sulsel Kini Punya 2 Fasilitas Isolasi Covid-19 Terintegrasi
Meski demikian sejumlah jalur dari daerah lain terpantau tetap buka, sehingga masih ada potensi lonjakan pendakian. Rizal melanjutkan tim-tim sudah disebar sejak kemarin dan rencana akan berjaga hingga Rabu 18 Agustus mendatang.
"Ini hari kedua. Rencana sampai tanggal 18. Kita antisipasi jangan sampai banyak yang naik di hari terakhir. Dan sejauh ini nda ada kendala, aman semua," lanjutnya.
Baca juga: Satgas Raika Kota Makassar Tutup Paksa Lego-Lego
Pihaknya juga berupaya menerapkan protokol selama operasi berlangsung, mengingat upaya ini melibatkan banyak orang.
"Ia, penerapan yang ketat itulah yang kita khawatirkan jangan sampai kita mau cegah teman pendaki, jangan sampai kita sendiri yang terkena. Sehingga kita batasi juga untuk tugas yang lakukan siaga," pungkasnya.
Empat tim tersebut terdiri atas 12 orang anggota Basarnas . Ada juga Potensi SAR dari 36 organisasi yang masing-masing mengirimkan dua perwakilan. Selain itu operasi juga dibantu Brigadir Infanteri (Brigif) Kostrad TNI sebanyak 10 personel.
Baca juga: Warga yang Camping di Hutan Pinus Lembanna Dibubarkan
"Kita membaur jadi satu, dan kita bagi empat tim. Ada yang standby di posko lima, delapan dan Lembah Ramma," ujar Kepala Seksi (Kasi) Operasional dan Siaga Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar , Muh Rizal kepada SINDOnews, Senin (16/8/2021).
Sekadar diketahui, jalur utama pendakian Gunung Bawakaraeng yaitu Lembanna ditutup oleh Pemerintah Kabupaten Gowa, lantaran dikhawatirkan terjadi lonjakan kasus akibat banyaknya pendaki yang ingin memperingati 17 Agustus.
Baca juga: Sulsel Kini Punya 2 Fasilitas Isolasi Covid-19 Terintegrasi
Meski demikian sejumlah jalur dari daerah lain terpantau tetap buka, sehingga masih ada potensi lonjakan pendakian. Rizal melanjutkan tim-tim sudah disebar sejak kemarin dan rencana akan berjaga hingga Rabu 18 Agustus mendatang.
"Ini hari kedua. Rencana sampai tanggal 18. Kita antisipasi jangan sampai banyak yang naik di hari terakhir. Dan sejauh ini nda ada kendala, aman semua," lanjutnya.
Baca juga: Satgas Raika Kota Makassar Tutup Paksa Lego-Lego
Pihaknya juga berupaya menerapkan protokol selama operasi berlangsung, mengingat upaya ini melibatkan banyak orang.
"Ia, penerapan yang ketat itulah yang kita khawatirkan jangan sampai kita mau cegah teman pendaki, jangan sampai kita sendiri yang terkena. Sehingga kita batasi juga untuk tugas yang lakukan siaga," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :