alexametrics

Ampuhnya Pengaduan ke Sosmed Ganjar

loading...
Ampuhnya Pengaduan ke Sosmed Ganjar
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat melakukan sidak ke puskesmas merespon aduan masyarakat. FOTO : IST
A+ A-
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan sidak ke puskesmas di Kota Semarang. Sidak dilakukan usai banyaknya keluhan masyarakat tentang pelayanan imunisasi di video yang diunggah Ganjar melalui akun Youtube-nya.

Dalam video berjudul Jangan Tunda Imunisasi Anak Karena Corona itu, sejumlah warga mengatakan kesulitan melakukan imunisasi. "Tidak ada posyandu yang buka untuk melayani imunisasi. Anak saya sudah tiga bulan tidak mendapatkan layanan imunisasi," tulis pemilik akun bernama Ana El Gunawan.(Baca juga : Ganjar Ancang-ancang Siswa Masuk Sekolah Lagi)

Ada pula yang mengatakan sudah datang ke Puskesmas namun tidak dilayani. Alasannya, vaksinnya belum datang. "Mau imunisasi di Puskesmas ndak bisa, katanya vaksinnya belum datang dan harus nunggu sampai bulan depan," timpal Deny Ganjur.



Merespons itu, Ganjar langsung turun untuk cek pelayanan imunisasi di Puskesmas. Salah satu yang dituju adalah Puskesmas Gayamsari Kota Semarang. Sambil gowes pagi, Ganjar mampir ke Puskesmas itu untuk melihat pelayanan kesehatan. Selain memastikan bahwa protokol kesehatan dijalankan baik, dia juga menanyakan perihal imunisasi.

"Imunisasi gimana di sini? Dijalankan tidak. Tolong digiatkan ya, jangan sampai karena pandemi orang lupa imunisasi," kata Ganjar kepada petugas Puskesmas, Jumat (29/5/2020).

Ganjar meminta pihak Puskesmas gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat lewat kader-kader posyandu. Jika ada masyarakat yang hendak imunisasi di Puskesmas, semuanya harus dilayani.

"Saya minta semua Puskesmas melayani imunisasi. Kalau ada ibu hamil atau balita datang, harus dilayani dengan baik. Jangan sampai terjadi degenerasi karena pandemi. Jangan sampai itu," tegasnya.(Baca juga : Belum Berlaku, Jateng Masih Latihan New Normal)

Sementara itu, Kepala Puskesmas Gayamsari Semarang, Sri Ani Handayani mengatakan bahwa program imunisasi tetap dijalankan selama masa pandemi. Namun, pelayanan imunisasi terjadwal dan dipisah dengan pelayanan umum.

"Jadi kami pakai pendaftaran online, nanti langsung dijadwalkan. Biasanya imunisasi kami lakukan terpisah harinya dengan pelayanan umum agar semuanya terjaga," kata dia.

Ani juga mengatakan selama ini program imunisasi tetap berjalan normal. Meski ada pandemi, namun program imunisasi tetap dilaksanakan.

"Selama ini masih berjalan, jadi tidak terganggu meskipun ada wabah COVID ini," tutupnya.
(nun)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak