Tak Kapok, Tarung Bebas di Makassar Tetap Jalan, Peserta dan Penonton Berhamburan
Senin, 09 Agustus 2021 - 19:56 WIB
loading...
Polisi berhasil mengamankan puluhan orang yang terlibat dalam tarung bebas jalanan di Makassar, mereka diantaranya peserta dan penonton. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Kendati telah diketahui polisi hingga penggerebekan dan penangkapan pelaku , namun pengelola dan peserta Tarung Bebas Jalanan di Makassar tetap jalan terus, bahkan polisi kembali mengamankan puluhan orang dalam penggerebekan arena, Senin (9/8/2021) dini hari.
Petugas gabungan dari Resmob Polda Sulsel dan Jatanras Polrestabes Makassar menggerebek arena Tarung Bebas di Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Wajo.
Mengetahui petugas datang, polisi dan peserta Tarung Bebas sempat terlibat kejar-kejaran karena hendak melarikan diri. “(Mereka) berhamburan, lokasinya di kawasan Pasar Sentral," kata Panit 2 Resmob Polda Sulsel, AKP Benny Pornika kepada SINDONews.
Baca juga: 2 Remaja Jadi Tersangka Tarung Bebas Jalanan di Makassar
Benny menerangkan, penggerebekan itu merupakan hasil pengembangan setelah petugas menyelidiki akun Instagram makassarstreetfight dan videonya sempat viral di media sosial. "Karena kasus ini juga jadi atensi kami. Ada 28 orang kami amankan, rata-rata pelajar, mahasiswa, pengangguran dan (pekerja) swasta. Mereka statusnya penonton,” katanya.
Petugas gabungan dari Resmob Polda Sulsel dan Jatanras Polrestabes Makassar menggerebek arena Tarung Bebas di Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Wajo.
Mengetahui petugas datang, polisi dan peserta Tarung Bebas sempat terlibat kejar-kejaran karena hendak melarikan diri. “(Mereka) berhamburan, lokasinya di kawasan Pasar Sentral," kata Panit 2 Resmob Polda Sulsel, AKP Benny Pornika kepada SINDONews.
Baca juga: 2 Remaja Jadi Tersangka Tarung Bebas Jalanan di Makassar
Benny menerangkan, penggerebekan itu merupakan hasil pengembangan setelah petugas menyelidiki akun Instagram makassarstreetfight dan videonya sempat viral di media sosial. "Karena kasus ini juga jadi atensi kami. Ada 28 orang kami amankan, rata-rata pelajar, mahasiswa, pengangguran dan (pekerja) swasta. Mereka statusnya penonton,” katanya.
Lihat Juga :