Pemkab Majalengka Klaim Persediaan Gabah Tahun Ini Melimpah

Senin, 09 Agustus 2021 - 15:30 WIB
loading...
Pemkab Majalengka Klaim...
Pengendara melintas di jalan dengan hamparan jemuran padi di pinggir jalan. foto/mpi/inin nastain
A A A
MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka, Jawa Barat mengklaim persedian gabah saat ini dalam keadaan surplus. Hal itu seiring dengan melimpahkanya hasil panen para petani pada masa tanam (MT) 2 tahun ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka Iman Firmansyah mengatakan, untusk panen MT 2 ini, rata-rata petani bisa menghasilkan gabah sebanya 6 sampai 7 ton untuk setiap hektar. Bahkan ada beberapa lahan pertanian yang bisa menghasilkan 8 ton dengan luas lahan yang sama.

Lahan pertanian yang bisa sampai menghasilkan 8 Ton gabah itu, jelas dia berada di daerah yang ketersediaan air irigasinya relatif sudah bagus.

“Hasil produksi melimpah. Untuk musim panen sekarang, panen Ketiga atau MT 2 ini, per hektar itu rata-rata dapat 6 sampai 7 ton. Kalau irigasinya bagus, ada yang bisa sampai 8 ton. Di Majalengka bagian Utara rata-rata 6 sampai 7 ton per hektar,” kata Iman.

Baca juga: Harga Gabah Kering di Majalengka Rp450 Ribu Per Kwintal, Lebih Tinggi dari Sebelumnya

Iman menjelaskan, sampai saat ini masih ada beberapa daerah yang mampu melakukan tanam sebanyak 4 kali dalam satu tahun. Namun, diakui dia, aktivitas bertani sebanyak empat kali itu jumlahnya relatif sedikit.

“Rata-rata mah hanya dua kali. Lag-lagi ya pemicunya ketersediaan air. Di beberapa darah memang ada yang sampai empat kali, atau biasa disebut Mapat, dan hasilnya memang bagus,” papar dia.

Lebih jauh dijelaskan Iman, saat ini luas lahan pertanian di Kabupaten Majalengka di kisaran 51 ribu hektar. Luas lahan itu baik lahan yang masih produkitf maupun tidak. “Saat ini kami sedang melakukan pendataan ulang, untuk mengetahui luas lahan secara riil,” papar dia.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serapan Gabah Kering...
Serapan Gabah Kering Bulog Karawang Lebih dari 95 Ribu Ton
Tersangka Dugaan Korupsi,...
Tersangka Dugaan Korupsi, Anak Karna Sobahi Diberhentikan Sementara dari ASN
Revitalisasi Pasar Talaga,...
Revitalisasi Pasar Talaga, Eman Suherman Duduk Bersama Pedagang Serap Aspirasi
Kepala BKPSDM Tersangka...
Kepala BKPSDM Tersangka Korupsi Pasar, Pj Bupati Majalengka Bilang Gini
Pilu Hati Petani Grobogan...
Pilu Hati Petani Grobogan Gegara Harga Gabah Anjlok saat Beras Melambung
Banjir Beras Impor,...
Banjir Beras Impor, Harga Gabah di Bojonegoro Merosot
Bangun 100 Gudang Gabah...
Bangun 100 Gudang Gabah dan Jagung Petani, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun
Catatan Atas Rencana...
Catatan Atas Rencana Penghapusan Beras Premium & Medium
Bulog Berkomitmen Menjadi...
Bulog Berkomitmen Menjadi Mitra Utama Koperasi Desa Merah Putih
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved