Bupati Wajo dan Plt Gubernur Sulsel Bahas Rencana Kunjungan Presiden RI
Rabu, 16 Juni 2021 - 15:42 WIB
loading...
Bupati Wajo, Amran Mahmud bersama Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Foto: Humas Pemprov Sulsel
A
A
A
MAKASSAR - Bupati Wajo, Amran Mahmud, menyampaikan rencana kunjungan Presiden Joko Widodo di Kabupaten Wajo, dalam waktu dekat ini.
Hal itu disampaikan Amran kepada Plt Gubernur Sulsel , Andi Sudirman Sulaiman, di Rujab Wagub Sulsel, Rabu (16/6/2021).
Baca juga: 9.372 Siswa Asal Sulsel Lolos SBMPTN, Terbanyak Keenam di Indonesia
“Nantinya Bapak Presiden akan meresmikan Bendungan Paselloreng dan Bendungan Gilireng, di Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo,” kata Amran.
Selain itu, Bupati Wajo melaporkan mengenai Participating Interest (PI), proporsi kepemilikan produksi dan eksplorasi atas suatu wilayah kerja migas. PI merupakan keikutsertaan badan usaha, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan bentuk usaha tetap dalam pengelolaan hulu migas melalui pengalihan PI.
“Rencananya Participating Interest akan dilakukan segera. Kita perlu dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk penyelesaian dokumen BUMD,” jelasnya.
Baca juga: Sekprov Sulsel Tekankan Pengelolaan Aset yang Akuntabel
Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, PI harus berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 37/2016 Tentang Penawaran PI Maksimal pada wilayah minyak dan gas bumi.
“Pemerintah Provinsi akan mengajukan Perda untuk pembentukan BUMD, Kabupaten Wajo juga (ajukan perda). Nantinya Pemprov dan Pemda mendapatkan 10 persen, dari pengelolaan migas yang beroperasi,” jelasnya.
Mengenai kunjungan kerja Jokowi di Sulsel, Andi Sudirman mengaku sebagai bentuk kepedulian dan perhatian bagi Sulsel. Mengingat Jokowi pun baru saja berkunjung di Sulsel dalam peresmian beberapa proyek sekaligus memantau vaksinasi Covid-19.
Baca juga: Warga Sulsel Diminta Tetap Taat Protokol Kesehatan
“Kita berharap dengan peresmian bendungan ini bisa difungsikan dan dimanfaatkan masyarakat, baik untuk bidang pertanian maupun lainnya. Serta bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar dan Wajo pada umumnya,” tuturnya.
Menurutnya, hadirnya bendungan ini sebagai bentuk investasi pemerintah. “Investasi ini yang dirasakan langsung oleh masyarakat banyak,” pungkasnya.
Hal itu disampaikan Amran kepada Plt Gubernur Sulsel , Andi Sudirman Sulaiman, di Rujab Wagub Sulsel, Rabu (16/6/2021).
Baca juga: 9.372 Siswa Asal Sulsel Lolos SBMPTN, Terbanyak Keenam di Indonesia
“Nantinya Bapak Presiden akan meresmikan Bendungan Paselloreng dan Bendungan Gilireng, di Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo,” kata Amran.
Selain itu, Bupati Wajo melaporkan mengenai Participating Interest (PI), proporsi kepemilikan produksi dan eksplorasi atas suatu wilayah kerja migas. PI merupakan keikutsertaan badan usaha, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan bentuk usaha tetap dalam pengelolaan hulu migas melalui pengalihan PI.
“Rencananya Participating Interest akan dilakukan segera. Kita perlu dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk penyelesaian dokumen BUMD,” jelasnya.
Baca juga: Sekprov Sulsel Tekankan Pengelolaan Aset yang Akuntabel
Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, PI harus berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 37/2016 Tentang Penawaran PI Maksimal pada wilayah minyak dan gas bumi.
“Pemerintah Provinsi akan mengajukan Perda untuk pembentukan BUMD, Kabupaten Wajo juga (ajukan perda). Nantinya Pemprov dan Pemda mendapatkan 10 persen, dari pengelolaan migas yang beroperasi,” jelasnya.
Mengenai kunjungan kerja Jokowi di Sulsel, Andi Sudirman mengaku sebagai bentuk kepedulian dan perhatian bagi Sulsel. Mengingat Jokowi pun baru saja berkunjung di Sulsel dalam peresmian beberapa proyek sekaligus memantau vaksinasi Covid-19.
Baca juga: Warga Sulsel Diminta Tetap Taat Protokol Kesehatan
“Kita berharap dengan peresmian bendungan ini bisa difungsikan dan dimanfaatkan masyarakat, baik untuk bidang pertanian maupun lainnya. Serta bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar dan Wajo pada umumnya,” tuturnya.
Menurutnya, hadirnya bendungan ini sebagai bentuk investasi pemerintah. “Investasi ini yang dirasakan langsung oleh masyarakat banyak,” pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :