Dikeluarkan dari SD NGS Tanpa Disertai Nilai Ujian dan Dapodik, Bocah SD di Medan Ditolak di 4 Sekolah
Senin, 09 Agustus 2021 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
Ironisnya, lanjut dia, setelah 8 bulan berlalu bahkan hubungan pertemanan antara Hamed dan Caesar juga sudah membaik, pada 14 November 2019, keluar surat yayasan yang ditujukan kepada kepala sekolah agar mengeluarkan Caesar dari sekolah NGS.
Berdasarkan informasi yang diterima Lucy dari pihak sekolah, ternyata alasan pemberhentian anaknya merupakan buntut dari skorsing yang diberikan sekolah selama satu minggu kepada Hamed atas kejadian pemukulan di bulan Maret 2019. Orang tua Hamed komplain kepada Yayasan Darma Anugrah yang mengelola sekolah NGS hingga yayasan menegur pihak sekolah.
Meski awalnya keberatan, Lucy akhirnya menerima anaknya dikeluarkan. Namun dirinya meminta dibereskan segala urusan administrasi kepindahan anaknya ke sekolah lain diurus pihak sekolah NGS sebab pihak sekolah yang telah meminta anaknya pindah, bukan dirinya.
Namun, pihak SD NGS hanya mengeluarkan tiga surat yang ternyata tidak penting untuk dibawa mendaftar ke sekolah baru. Salah satu surat yang diberikan sekolah isinya agar orang tua membuat permohonan pindah yang tentunya tidak disetujui orang tua, karena Caesar dikeluarkan dari sekolah bukanlah keinginan orang tuanya.
Sementara itu, nilai ujian serta dapodik Caesar sebagai syarat masuk ke sekolah baru tidak diberikan SD SGS. “Padahal setelah dikeluarkan pada 31 Januari 2020 SD NGS sempat memanggil Caesar untuk mengikuti ujian semester ganjil,” ungkapnya. Baca juga: Tragis, Murid SD di Banyuwangi Tewas Tertimbun Longsor saat Tidur Nyenyak
Berdasarkan informasi yang diterima Lucy dari pihak sekolah, ternyata alasan pemberhentian anaknya merupakan buntut dari skorsing yang diberikan sekolah selama satu minggu kepada Hamed atas kejadian pemukulan di bulan Maret 2019. Orang tua Hamed komplain kepada Yayasan Darma Anugrah yang mengelola sekolah NGS hingga yayasan menegur pihak sekolah.
Meski awalnya keberatan, Lucy akhirnya menerima anaknya dikeluarkan. Namun dirinya meminta dibereskan segala urusan administrasi kepindahan anaknya ke sekolah lain diurus pihak sekolah NGS sebab pihak sekolah yang telah meminta anaknya pindah, bukan dirinya.
Namun, pihak SD NGS hanya mengeluarkan tiga surat yang ternyata tidak penting untuk dibawa mendaftar ke sekolah baru. Salah satu surat yang diberikan sekolah isinya agar orang tua membuat permohonan pindah yang tentunya tidak disetujui orang tua, karena Caesar dikeluarkan dari sekolah bukanlah keinginan orang tuanya.
Sementara itu, nilai ujian serta dapodik Caesar sebagai syarat masuk ke sekolah baru tidak diberikan SD SGS. “Padahal setelah dikeluarkan pada 31 Januari 2020 SD NGS sempat memanggil Caesar untuk mengikuti ujian semester ganjil,” ungkapnya. Baca juga: Tragis, Murid SD di Banyuwangi Tewas Tertimbun Longsor saat Tidur Nyenyak
Lihat Juga :