Vaksinasi Warga NTT, Gubernur Khofifah : Siapa Saja yang Berdomisili di Jatim Bisa Mendapat Vaksin
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Khofifah, percepatan vaksinasi penting dilakukan dengan menjangkau berbagai kalangan masyarakat yang tinggal di Jatim. "Vaksinasi adalah bagian untuk bisa menjaga kesehatan serta melindungi diri kita masing-masing sehingga herd immunity bisa kita wujudkan bersama-sama," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Garda Satu Darah Flobamora Surabaya, Yohakimnahas mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim karena mencarikan solusi bagi warga NTT yang tinggal di Surabaya sehingga mendapatkan vaksin dosis pertama. "Selama ini agak bingung mendapatkan vaksin mengingat status kependudukan (KTP) kami bukan asli Surabaya," tuturnya.
Berdasarkan data Dashboard Kemenkes/KCPEN per 5 Agustus 2021, ketercapaian vaksin dosis pertama di Jatim mencapai 7.783.101 orang atau 24,46 % dari target provinsi. Sedangkan ketercapaian vaksinasi dosis kedua per 4 Agustus 2021 sebanyak 3.351.104 orang atau sekitar 10,53 persen dari target provinsi.
Menurut Khofifah, vaksinasi tidak sekadar meningkatkan kekebalan tubuh saja, melainkan juga turut memulihkan sendi-sendi perekonomian, pendidikan , dunia industri , dunia usaha serta dunia kerja. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menyebutkan, dibandingkan triwulan ke II tahun 2020, laju pertumbuhan ekonomi di Jatim pada triwulan II tahun 2021 tumbuh 7,05 %. "Artinya, sudah ada suasana yang menjadi spirit untuk bisa mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik lagi," kata Khofifah.
Sementara itu, Ketua Garda Satu Darah Flobamora Surabaya, Yohakimnahas mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jatim karena mencarikan solusi bagi warga NTT yang tinggal di Surabaya sehingga mendapatkan vaksin dosis pertama. "Selama ini agak bingung mendapatkan vaksin mengingat status kependudukan (KTP) kami bukan asli Surabaya," tuturnya.
Berdasarkan data Dashboard Kemenkes/KCPEN per 5 Agustus 2021, ketercapaian vaksin dosis pertama di Jatim mencapai 7.783.101 orang atau 24,46 % dari target provinsi. Sedangkan ketercapaian vaksinasi dosis kedua per 4 Agustus 2021 sebanyak 3.351.104 orang atau sekitar 10,53 persen dari target provinsi.
Menurut Khofifah, vaksinasi tidak sekadar meningkatkan kekebalan tubuh saja, melainkan juga turut memulihkan sendi-sendi perekonomian, pendidikan , dunia industri , dunia usaha serta dunia kerja. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menyebutkan, dibandingkan triwulan ke II tahun 2020, laju pertumbuhan ekonomi di Jatim pada triwulan II tahun 2021 tumbuh 7,05 %. "Artinya, sudah ada suasana yang menjadi spirit untuk bisa mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik lagi," kata Khofifah.
(msd)
Lihat Juga :