Insiden Protes PPKM Berdarah, PHRI Sebut Daya Tahan Pengusaha Telah Habis
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 00:57 WIB
loading...
Daya tahan pengusaha di Jawa barat telah habis selama berlangsung PPKM.
A
A
A
BANDUNG - Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia ( PHRI ) Jawa Barat mengakui, insiden protes PPKM di depan Balai Kota Bandung pada Rabu lalu merupakan bentuk kegamangan para pengusaha menyikapi kondisi saat ini.
"Memang betul sekali, kami sudah sangat gamang dengan kondisi saat ini. Kami pengusaha sudah sangat berat. Daya tahan kami hanya damai Juli 2020 lalu, tapi ini justru sudah 1,5 tahun," kata Ketua PHRI Jabar Herman Muchtar.
Dia memprediksi, saat ini semakin banyak hotel, cafe, dan restoran yang bangkrut atau menutup tempat usahanya. Data pada Juni 2020, tak kurang dari 560 hotel dan 280 restoran tutup. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah pada saat ini.
"Di Jalan Cihampelas saja, ada enam hotel yang tutup. Belum di tempat lainnya. Hotel saya yang awalnya 80 karyawan, sekarang tersisa 26 orang," beber dia.
Baca juga: PPKM Terus Diperpanjang, PHRI Jabar: Bisnis Perhotelan Semakin Terpuruk
"Memang betul sekali, kami sudah sangat gamang dengan kondisi saat ini. Kami pengusaha sudah sangat berat. Daya tahan kami hanya damai Juli 2020 lalu, tapi ini justru sudah 1,5 tahun," kata Ketua PHRI Jabar Herman Muchtar.
Dia memprediksi, saat ini semakin banyak hotel, cafe, dan restoran yang bangkrut atau menutup tempat usahanya. Data pada Juni 2020, tak kurang dari 560 hotel dan 280 restoran tutup. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah pada saat ini.
"Di Jalan Cihampelas saja, ada enam hotel yang tutup. Belum di tempat lainnya. Hotel saya yang awalnya 80 karyawan, sekarang tersisa 26 orang," beber dia.
Baca juga: PPKM Terus Diperpanjang, PHRI Jabar: Bisnis Perhotelan Semakin Terpuruk
Lihat Juga :