Tak Bersyarat New Normal, Pemkot Perketat Penerapan Protokol Kesehatan

Kamis, 28 Mei 2020 - 22:10 WIB
loading...
Tak Bersyarat New Normal,...
New Normal. Foto: Ilustrasi/Istimewa
A A A
MAKASSAR - Indeks penularan virus corona atau COVID-19 di Kota Makassar masih tinggi. Posisinya berada di angka 1,3. Itu berdasarkan hasil evaluasi pemerintah pusat. Alhasil, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar belum bisa menerapkan kebijakan new normal .

Pj Wali Kota Makassar , Yusran Yusuf mengakui, saat ini Kota Makassar belum memenuhi syarat formal untuk bisa menerapkan kebijakan new normal. Sebab syarat utama penerapan new normal indeks penularan COVID-19 harus di bawah satu, sedangkan posisi Kota Makassar saat ini masih berada di angka 1,3.

"Hasil evaluasi pusat, R-O kita masih 1,3 jadi secara formal kita belum bisa menerapkan new normal," singkat Yusran, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Dewan Minta Pemkot Makassar Tutup Mal Yang Tak Patuhi Protokol

Agar memenuhi syarat, Yusran akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di lapangan untuk melihat langsung tingkat kepatuhan warga Kota Makassar terkait penerapan pedoman pelaksanaan protokol kesehatan yang tertuang dalam Perwali 31/2020.

Penerapan protokol kesehatan pun juga ikut diperketat. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo . Sehingga pihaknya tidak segan-segan akan memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

"Kita memperketat semua aktivitas. kita ingin meyakinkan bahwa pedoman protokol kesehatan dilaksanakan dan kita bisa lihat efektivitasnya. Apalagi kita masih status bencana nasional pandemi. Kalau ada yang melanggar langsung kita tegur di tempat," tegasnya.

Baca juga: Pemkot Bakal Sanksi Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan di Era New Normal

Kata Yusran, hal ini dilakukan untuk mempercapat penurunkan angka R-O supaya Kota Makassar bisa menerapkan new normal. Edukasi secara massal pun dilakukan dengan menyasar tempat-tempat keramaian seperti mal dan pasar.

Tujuannya, agar protokol kesehatan yang tertuang dalam perwali betul-betul diterapkan sehingga indeks penularan bisa berkurang di bawah satu.

"Gerakan ini kita lakukan secara massif karena kita ingin mengingatkan kepada masyarakat juga melakukan edukasi secara massal supaya protokol kesehatan diterapkan sehingga kita bisa menurunkan R-O di bawah satu," bebernya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved