Diduga Tak Sesuai Spesifikasi Teknis Proyek Jalan Kandang Roda-Pakansari Senilai Rp94 Miliar Disoal
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 05:30 WIB
loading...
Proyek peningkatan Jalan Kandang Roda -Pakansari di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor yang dilaksanakan PT Lambok Ulina senilai Rp94 miliar diduga tidak sesuai dengan tak sesuai spesifikasi teknis.
A
A
A
CIBINONG - Proyek peningkatan Jalan Kandang Roda-Pakansari di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor yang dilaksanakan PT Lambok Ulina senilai Rp94 miliar diduga tidak sesuai dengan tak sesuai spesifikasi teknis atau RAB. Hal ini nampak dari foto-foto yang beredar diantaranya adanya pekerjaan pembuatan lantai kerja untuk penempatan udit diduga dikerjakan saat air masih menggenangi dan diduga ada yang dilakukan tanpa pemadatan atau pengecoran lantainya.
Baca : Tender Proyek Jalan Tegar Beriman Disoal, Bukti Dugaan Penyelewengan Siap Dibeberkan
Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) Rahmatullah mengatakan, sebelumnya dirinya mendapat informasi kalau ada pengerjaan proyek peningkatan Jalan Kandang Roda -Pakansari yang diduga tidak sesuai spek/RAB.
"Setelah dilakukan pengecekan ada beberapa titik diantaranya ada yang diduga tidak dicor atau disemen terlebih dahulu namun langsung ditaruh uditnya," kata Rahmatullah.
Dengan begini, kata Rahmahtullah, bisa mempengaruhi kekuatan konstruksi itu sendiri. Karenanya mantan Ketua Forum Mahasiswa Bogor ini pun mengatakan, Dinas PUPR harus mengawasi dengan ketat mega proyek ini agar kualitas pengerjaannya sesuai dengan spesifikasi teknis yang ada.
"Dengan adanya temuan seperti ini harus ada tindakan nyata dari Dinas PUPR untuk menegur atau menyetop pekerjaan tersebut hingga kontraktor melakukan pekerjaanya sesuai spesifikasi teknis,"ungkap Rahmahtullah.
Baca : Tender Proyek Jalan Tegar Beriman Disoal, Bukti Dugaan Penyelewengan Siap Dibeberkan
Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Pemerintah (LPKP) Rahmatullah mengatakan, sebelumnya dirinya mendapat informasi kalau ada pengerjaan proyek peningkatan Jalan Kandang Roda -Pakansari yang diduga tidak sesuai spek/RAB.
"Setelah dilakukan pengecekan ada beberapa titik diantaranya ada yang diduga tidak dicor atau disemen terlebih dahulu namun langsung ditaruh uditnya," kata Rahmatullah.
Dengan begini, kata Rahmahtullah, bisa mempengaruhi kekuatan konstruksi itu sendiri. Karenanya mantan Ketua Forum Mahasiswa Bogor ini pun mengatakan, Dinas PUPR harus mengawasi dengan ketat mega proyek ini agar kualitas pengerjaannya sesuai dengan spesifikasi teknis yang ada.
"Dengan adanya temuan seperti ini harus ada tindakan nyata dari Dinas PUPR untuk menegur atau menyetop pekerjaan tersebut hingga kontraktor melakukan pekerjaanya sesuai spesifikasi teknis,"ungkap Rahmahtullah.
Lihat Juga :