Gedung Diklat Departemen Kesehatan Dijadikan Kawasan Karantina Terpadu
Kamis, 05 Agustus 2021 - 12:45 WIB
loading...
Gedung Diklat Departemen Kesehatan Dijadikan Kawasan Karantina Terpadu. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Sejumlah dokter dan mahasiswa di Makassar menginisiasi pembentukan fasilitas isolasi bagi warga yang terinfeksi Covid-19 dengan pendampingan secara gratis.
Terlebih pada akhir Juli 2021sejumlah ruang ICU seluruh rumah sakit di Kota Makassar, Sulsel, nyaris penuh dan kasus COVID-19 terus meningkat, dengan tingkat keterisian ICU di atas 90 persen.
Baca Juga: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tak Perlu Tes PCR Usai Isolasi Mandiri
Salah satu inisiator Dokter Hisbullah Amin mengatakan, pihaknya bersama mahasiswanya di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin membentuk Kawasan Karantina Terpadu di gedung Diklat Departemen Kesehatan setempat yang memiliki kapasitas 80 tempat tidur.
"Total pasien yang dirawat per hari ini (04/08/2031), berjumlah 126 orang," kata dr Hisbullah.
Terlebih pada akhir Juli 2021sejumlah ruang ICU seluruh rumah sakit di Kota Makassar, Sulsel, nyaris penuh dan kasus COVID-19 terus meningkat, dengan tingkat keterisian ICU di atas 90 persen.
Baca Juga: Pasien Covid-19 Gejala Ringan Tak Perlu Tes PCR Usai Isolasi Mandiri
Salah satu inisiator Dokter Hisbullah Amin mengatakan, pihaknya bersama mahasiswanya di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin membentuk Kawasan Karantina Terpadu di gedung Diklat Departemen Kesehatan setempat yang memiliki kapasitas 80 tempat tidur.
"Total pasien yang dirawat per hari ini (04/08/2031), berjumlah 126 orang," kata dr Hisbullah.
Lihat Juga :