Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Capaian Rendah, Bupati Sumedang Keluhkan Minimnya Pasokan Vaksin COVID-19

loading...
Capaian Rendah, Bupati Sumedang Keluhkan Minimnya Pasokan Vaksin COVID-19
Kegiatan Serbuan Vaksinasi Nasional yang digelar di GOR Tadjimalela Sumedang, Senin (2/7/2021) kemarin. Foto/Istimewa
SUMEDANG - Minimnya jumlah pasokan vaksin mengakibatkan capaian program vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Sumedang masih rendah.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengungkapkan, hingga saat ini, capaian vaksinasi di kabupaten yang dipimpinnya itu baru menyasar 15 persen warga Sumedang.

Menurut Dony, kondisi tersebut cukup beralasan. Pasalnya, Sumedang selama ini berada di zona kuning dan oranye, sedangkan pasokan vaksin dari pemerintah pusat lebih diprioritaskan bagi daerah yang masuk zona merah.

"Laju vaksin kita baru 15 persen karena pasokannya sedikit," ungkap Dony dalam keterangannya, Selasa (3/8/2021) malam.



Oleh karenanya, lanjut Dony, pihaknya akan berupaya mempercepat capaian vaksinasi dengan meminta tambahan pasokan vaksin dari pemerintah pusat, termasuk provinsi. Terlebih, kata Dony, pihaknya pun siap mempercepat program vaksinasi.

"Adapun upaya kita untuk memperbesar jumlah vaksin di Sumedang yaitu kita minta pasokannya ditambah dari pusat dan provinsi karena tenaga medis kami siap untuk itu," katanya.

Lebih lanjut, Dony pun mengapresiasi kegiatan Serbuan Vaksinasi Nasional yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sumedang di GOR Tadjimalela, Senin (2/7/2021) lalu.

Dony pun menyampaikan terima kasih kepada TNI yang telah melakukan kegiatan Serbuan Vaksinasi Nasional di Sumedang, sehingga laju vaksinasi di Sumedang meningkat.

"Kami ucapkan terima kasih kepada TNI AL, AU, dan AD yang telah melakukan vaksinasi dan ini akan meningkatkan laju vaksinasi di Sumedang. Upaya kami sekarang terus meminta vaksin yang lebih banyak lagi dari berbagai lapisan yang ada," katanya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top