Capaian Rendah, Bupati Sumedang Keluhkan Minimnya Pasokan Vaksin COVID-19

Rabu, 04 Agustus 2021 - 09:15 WIB
loading...
Capaian Rendah, Bupati...
Kegiatan Serbuan Vaksinasi Nasional yang digelar di GOR Tadjimalela Sumedang, Senin (2/7/2021) kemarin. Foto/Istimewa
A A A
SUMEDANG - Minimnya jumlah pasokan vaksin mengakibatkan capaian program vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Sumedang masih rendah.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengungkapkan, hingga saat ini, capaian vaksinasi di kabupaten yang dipimpinnya itu baru menyasar 15 persen warga Sumedang.

Menurut Dony, kondisi tersebut cukup beralasan. Pasalnya, Sumedang selama ini berada di zona kuning dan oranye, sedangkan pasokan vaksin dari pemerintah pusat lebih diprioritaskan bagi daerah yang masuk zona merah.

"Laju vaksin kita baru 15 persen karena pasokannya sedikit," ungkap Dony dalam keterangannya, Selasa (3/8/2021) malam.

Oleh karenanya, lanjut Dony, pihaknya akan berupaya mempercepat capaian vaksinasi dengan meminta tambahan pasokan vaksin dari pemerintah pusat, termasuk provinsi. Terlebih, kata Dony, pihaknya pun siap mempercepat program vaksinasi.

"Adapun upaya kita untuk memperbesar jumlah vaksin di Sumedang yaitu kita minta pasokannya ditambah dari pusat dan provinsi karena tenaga medis kami siap untuk itu," katanya.

Lebih lanjut, Dony pun mengapresiasi kegiatan Serbuan Vaksinasi Nasional yang diselenggarakan TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sumedang di GOR Tadjimalela, Senin (2/7/2021) lalu.

Dony pun menyampaikan terima kasih kepada TNI yang telah melakukan kegiatan Serbuan Vaksinasi Nasional di Sumedang, sehingga laju vaksinasi di Sumedang meningkat.

"Kami ucapkan terima kasih kepada TNI AL, AU, dan AD yang telah melakukan vaksinasi dan ini akan meningkatkan laju vaksinasi di Sumedang. Upaya kami sekarang terus meminta vaksin yang lebih banyak lagi dari berbagai lapisan yang ada," katanya.

Diketahui, kegiatan Serbuan Vaksinasi Nasional tersebut menargetkan 2.500 orang peserta yang terdiri dari para pelajar berusia 12 tahun ke atas dan masyarakat umum di wilayah Sumedang.

Kegiatan vaksinasi melibatkan 83 tenaga kesehatan meliputi vaksinator dan tenaga kesehatan lainnya dari Dinkes Koarmada I, Dinkes Lantamal III, Tim Kesehatan Lanal Bandung, Tim Kesehatan Janal Cirebon, Kesdam Ill/Siliwangi dan Dinkes Sumedang.

Selain vaksinasi, dalam kegiatan yang dipantau langsung Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono itu juga dilakukan penyerahan sembako kepada warga Sumedang yang telah divaksin dalam rangka TNI AL Peduli. Baca: Kota Sukabumi Gempa 2,4 SR, Warga Rasakan Guncangan Ringan.

Dalam kesempatan itu, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan bahwa sejalan dengan program pemerintah dalam upaya percepatan, penanggulangan, dan pencegahan COVID-19, vaksinasi akan dilaksanakan terus menerus sampai seluruh masyarakat tervaksinasi.

"Kita melaksanakan vaksinasi ke daerah-daerah terpencil dan pelabuhan larena di sana hampir diselesaikan. Kita akan menyasar daerah-daerah yang laju vaksinasinya masih rendah bersama dengan TNI Polri maupun dengan Instansi terkait," katanya.

Kasal mengakui, kegiatan tersebut menyasar Sumedang karena Sumedang termasuk dalam daerah dengan jumlah penerima vaksinasi rendah. Pihaknya sudah menyiapkan 2500 vaksinasi untuk masyarakat Sumedang. Baca: Masa Pandemi, Pengusaha di Bengkulu Utara Bangun Masjid Senilai Rp 1,3 Miliar.

"Kita laksanakan sesuai dengan data karena di Sumedang laju vaksinasinya belum mencapai 17 persen, jadi kita arahkan vaksinasinya di sini agar ada pemerataan vaksinasi dengan daerah lainnya," katanya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Jelang Kelulusan, Menpan...
Jelang Kelulusan, Menpan RB Bekali Praja IPDN soal Wajah Baru Pelayanan Publik
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Wakapolda Jabar Pimpin...
Wakapolda Jabar Pimpin Langsung Penyekatan Truk Sumbu 3 di Sumedang, 85 Kendaraan Terjaring Operasi Ketupat Lodaya 2026
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved