Kisah Pilu Yati, Pekerja Migran Asal Indramayu Tertahan di Arab Saudi, 11 Tahun Tak Digaji Majikan

Selasa, 03 Agustus 2021 - 22:42 WIB
loading...
Kisah Pilu Yati, Pekerja...
Pekerja migran asal Indramayu, Yati Kusmiyawati tak digaji selama 11 tahun oleh majikannya di Arab Saudi dan tak bisa pulang. Foto: Ilustrasi
A A A
BANDUNG - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu , Yati Kusniyawati tertahan di Arab Saudi dan tidak menerima gaji dari majikannya selama 11 tahun terakhir.

Kisah pilu yang dialami wargaDesa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu itu sempat viral di media sosial. Kini, pihak keluarga pun menanti kepulangan pekerja migran berusia 34 tahun itu.

"Kisah Yati Kusniyawati ini viral di media sosial, pihak keluarga juga sudah membuat pengaduan kepada kami," ungkap Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih dalam keterangannya, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Ridwan Kamil Bagikan Kadeudeuh Ratusan Juta Rupiah untuk Kafilah MTQ Jabar

Menurut Juwarih, sebelum terbang ke Arab Saudi 2009 silam, Yati diiming-imingi gaji sebesar 800 riyal oleh majikannya. Namun, selama 12 tahun bekerja, Yati hanya menerima gaji di tahun pertama saja.

Selama 11 tahun terakhir, Yati tidak lagi menerima gaji yang merupakan haknya dengan alasan sang majikan tak mampu membayar. Jika dijumlahkan, kata Juwarih, total gaji Yati selama 11 tahun sebesar Rp400 juta lebih.“Majikannya berprofesi sebagai guru. Mungkin dia untuk makan sendiri saja susah, apalagi untuk menggaji," ungkapnya.

Baca juga: 3 Nelayan Nyaris Tewas Disiksa dan Ditusuk Samurai, Kapalnya Dibakar di Perairan Cermin

Sementara itu, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Erwin Rahmat melalui Kasi Perlindungan dan Perberdayaan, Wepi mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan kakak kandung Yati.

"Memang benar PMI itu sudah 11 tahun, (berangkat) lewat PT Pratama Lahji Mandiri dan tidak bisa pulang karena gajinya tidak dibayarkan. PMI posisinya masih di rumah majikan, saya coba akan berkomunikasi dengan Kemlu (Kementerian Luar Negeri)," ungkap Wepi, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: 2 Gadis Manado Diperkosa Bergantian, Pelakunya Sepupu Sendiri

Saat ini, pihaknya masih menunggu pihak keluarga Yati melakukan pengaduan ke BP2MI."Nanti keluarga mengadu ke kami, kasusnya apakah sudah dikuasakan atau tidak? Yang pasti karena kami pemerintah, keluarga harus mengadu ke kami, nanti kami bersurat untuk diteruskan ke perwakilan," bebernya.

Wepi juga mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan apakah perusahaan yang memberangkatkan Yati ke Arab Saudi ilegal atau tidak. Namun, kata Wepi, perusahaan tersebut kini sudah tidak beroperasi.

"Kami belum mengecek terkait dokumen-dokumennya. Kami belum memanggil PT karena kan kita lagi menunggu pihak keluarga mengadu kepada kami terkait legal atau ilegal. Kalau ditanyakan kepada keluarganya, tidak tahu sama sekali karena memang tidak memiliki dokumen apapun, tapi keluarga tahu bahwa berangkat lewat PT," tandasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Surabaya Gagalkan...
Imigrasi Surabaya Gagalkan Keberangkatan 18 Calon Haji Ilegal, Korban Rugi hingga Rp290 Juta
Viral Mobil Dinas Bertanda...
Viral Mobil Dinas Bertanda Bintang 2 Diduga Lawan Arah, Ini Penjelasan TNI AD
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 217 PMI dari Depot Imigrasi ke Tanah Air
Buntut Viral di Medsos,...
Buntut Viral di Medsos, Pembuangan Sampah Sementara di TPU Tanah Kusir Ditutup
Kronologi Pengemudi...
Kronologi Pengemudi Mobil Ugal-ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Rekomendasi
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Berita Terkini
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved