Pedagang di Kawasan Pantai Baron Gunungkidul Kian Terjepit, Menyerah dan Kibarkan Bendera Putih
Minggu, 01 Agustus 2021 - 22:02 WIB
loading...
A
A
A
Di satu sisi mereka harus tetap bertahan hidup, bagi mereka yang memiliki lahan sementara beralih bercocok tanam ataupun menekuni profesi yang lain, tetapi bagi mereka yang menggantungkan hidupnya hanya dari sektor pariwisata tentu harus memutar otak untuk tetap bertahan hidup.
Di Pantai Baron saat ini, ada 560 orang pedagang yang selama ini aktif menjajakan dagangannya. Mereka kian terjepit karena pemerintah tidak pernah memberikan solusi terkait dengan kebijakan-kebijakan larangan untuk berwisata. “Pemerintah seolah melakukan pembiaran terhadap para pelaku wisata untuk bertahan hidup,” kata Wawan Wijayanto, salah seorang pedagang di Pantai Baron.
Baca juga: Pengakuan Blak-blakan Janda Semarang, Tak Mau Pilih Berondong Ganteng
Para pedagang berharap, adanya kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil agar mereka tetap dapat bertahan hidup di masa pandemi, mengingat sudah hampir 2 tahun pendapatan mereka terganggu akibat kebijakan penutupan pariwisata.
Pedagang pun meminta kepda pemerintah untuk memberikan solusi atas permasalahan yang saat ini tengah dialami pedagang. “Kami berharap ada kebijakan pemerintah, yakni pembukaan pariwisata dengan jumlah batasan tertentu dan tetap mengedepankan protokoler kesehatan,” tambah Zulkarnain, pemilik usaha Kampung Baron.
Di Pantai Baron saat ini, ada 560 orang pedagang yang selama ini aktif menjajakan dagangannya. Mereka kian terjepit karena pemerintah tidak pernah memberikan solusi terkait dengan kebijakan-kebijakan larangan untuk berwisata. “Pemerintah seolah melakukan pembiaran terhadap para pelaku wisata untuk bertahan hidup,” kata Wawan Wijayanto, salah seorang pedagang di Pantai Baron.
Baca juga: Pengakuan Blak-blakan Janda Semarang, Tak Mau Pilih Berondong Ganteng
Para pedagang berharap, adanya kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil agar mereka tetap dapat bertahan hidup di masa pandemi, mengingat sudah hampir 2 tahun pendapatan mereka terganggu akibat kebijakan penutupan pariwisata.
Pedagang pun meminta kepda pemerintah untuk memberikan solusi atas permasalahan yang saat ini tengah dialami pedagang. “Kami berharap ada kebijakan pemerintah, yakni pembukaan pariwisata dengan jumlah batasan tertentu dan tetap mengedepankan protokoler kesehatan,” tambah Zulkarnain, pemilik usaha Kampung Baron.
(nic)
Lihat Juga :