Ridwan Kamil Genjot Target Tiap Desa di Jabar Punya Penghapal Alquran

Minggu, 01 Agustus 2021 - 20:00 WIB
loading...
Ridwan Kamil Genjot...
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menggenjot target seluruh desa di Jabar memiliki penghapal Alquran (hafizh) demi terwujudnya visi Jabar Juara Lahir dan Batin.

Ridwan Kamil mengatakan, saat ini, dari total 5.957 desa di Jabar, sudah ada 2.200 hafizh 30 juz yang merupakan produk pemberdayaan program Satu Desa Satu Hafizh (Sadesha) dan sudah ditempatkan di desa-desa.

Sementara sekitar 3.800 desa sisanya akan diisi hafizh pesantren. Saat ini, kata Ridwan Kamil, mereka masih belajar di pesantren dengan kemampuan hapal 10-20 juz. Hafizh pesantren ini pun diproyeksikan bakal ditempatkan di desa-desa di seluruh wilayah Jabar.

"Saya tetap anggarkan untuk satu pesantren satu hafizh walau situasi masih pandemi COVID-19," ujar Ridwan Kamil dalam acara Training for Trainer Smart Method Bil Qalam 9 Jam Paham Bahasa Arab Alquran secara virtual dari Gedung Pakuan, Bandung, Sabtu (31/7/2021).

Baca juga: Tenaga Kesehatan di Bandung Mulai Dapatkan Suntikan Vaksin Dosis Ketiga

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu melanjutkan, Pemprov Jabar bersama pemerintah kabupaten/kota akan memasifkan pelatihan membaca Alquran kepada sekitar 45 juta penduduk muslim di Jabar untuk memberantas buta aksara Alquran dan meningkatkan pemahaman isi kitab suci.

"Insya Allah kegiatan ini akan dimasifkan ke seluruh Jawa Barat yang memiliki penduduk 45 juta muslim," kata Kang Emil

Selain menghapal dan membaca Alquran, Kang Emil juga berpesan kepada umat muslim di Jabar mampu menguasai tiga bahasa, yakni Indonesia, Inggris, dan Arab jika memungkinkan.

Indonesia, kata Kang Emil, sebagai bahasa persatuan, Inggris bahasa pergaulan internasional, dan Arab dapat digunakan untuk memahami Alquran dan hadits.

"Itu kenapa Jabar juga punya program English for ulama. Fiqihnya dikuasai dengan bahasa Arab, pergaulannya bahasa internasional, bahasa Inggris. Itulah cita-cita kami, makanya program Jabar Juara Lahir Batin didukung sekali," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kang Emil pun menyampaikan pengalamannya sebagai seorang pemimpin dalam penanganan pandemi COVID-19. Dia menyebut, ada beberapa pelajaran yang bisa diambil sebagai pemimpin saat pandemi COVID-19.

Pertama, belajar lebih bersabar mengingat dirinya menerima banyak keluhan dan komplain masyarakat. Menurutnya, keluhan merupakan sesuatu yang wajar karena banyak masyarakat kehilangan penghasilan.

"Saya merasa level kesabaran kita di masa pandemi ini menjadi membaik. COVID-19 juga berdampak pada pendapatan, bukan hanya masyarakat namun juga pemerintah. Ada yang hilang ratusan ribu di jalanan, ada yang hilang jutaan, miliaran, bahkan triliunan seperti pemerintah," sebutnya.

"Kami (Pemprov) Jabar potensi pendapatannya hilang 5T. Sedih karena tadinya bisa untuk bangun jembatan, jalan, dan segala rupa," sambung Kang Emil.

Dia juga menyebut pemerintah terpaksa menerapkan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 untuk menekan kasus COVID-19.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Wapres Gibran Tinjau...
Wapres Gibran Tinjau Langsung Lokasi Longsor Bandung Barat
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved