Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Darah Tertumpah di Jalanan Kota Bandung, Anggota Ormas Bentrok 2 Orang Ditusuk

loading...
Darah Tertumpah di Jalanan Kota Bandung, Anggota Ormas Bentrok 2 Orang Ditusuk
Anggota ormas di Kota Bandung ribut, Kamis (29/7/2021). Dua orang korban dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka tusuk. Foto/Ilustrasi
BANDUNG - Keributan berdarah pecah di Kota Bandung. Anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) terlibat bentrokan di jalanan, akibatnya dua orang mengalami luka parah usai ditusuk dengan senjata tajam.

Baca juga: Dua Negara Bagian India Bentrok Maut, 7 Tewas Termasuk 6 Polisi

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Trihandoyo Trihandoyo mengungkapkan, peristiwa keributan tersebut terjadi di kawasan Jalan Lengkong, Kota Bandung, Kamis (29/7/2021) malam.





Kedua korban yang merupakan anggota ormas Manggala, berinisial D dan M harus dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka di bagian lengan setelah ditusuk rivalnya yang merupakan anggota ormas GBR. "Betul. Kelompok Manggala dan GBR," ujar Rudi di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Terbongkar, Pipa Saluran Limbah PT Greenfields yang Disembunyikan Bikin Wabup Blitar Terpeleset

Rudi menuturkan, keributan bermula saat korban dihubungi seseorang yang mengaku anggota GBR yang menantang korban menemuinya di kawasan Jalan Veteran. "Keduanya (korban) tertarik datang karena ada tantangan juga," ungkapnya.

Menerima tantangan tersebut, kedua korban lantas bergerak menuju kawasan Jalan Veteran dengan menggunakan sepeda motor. Namun, saat tiba di lokasi, kedua korban ternyata tidak menemukan anggota GBR yang menyampaikan pesan tantangan tersebut. Mereka malah bertemu dengan anggota GBR lainnya.

Baca juga: Bendera Merah Berkibar di Perkampungan Padat, 1 Keluarga di Malang Mengungsi ke Kantin Sekolah

"Kemudian mereka (korban) diikuti oleh enam orang, tiga motor. Di TKP (tempat kejadian perkara) kemudian ada cekcok mulut dan terlibat perkelahian. Ada penusukan, kemudian mereka (pelaku) pergi," terangnya.



Rudi menyatakan, pihaknya kini masih mendalami peristiwa bentrokan berdarah tersebut, termasuk melakukan penyelidikan terhadap para pelaku. "Pelaku masih dalam penyelidikan," katanya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top