Darah Tertumpah di Jalanan Kota Bandung, Anggota Ormas Bentrok 2 Orang Ditusuk
loading...
A
A
A
BANDUNG - Keributan berdarah pecah di Kota Bandung. Anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) terlibat bentrokan di jalanan, akibatnya dua orang mengalami luka parah usai ditusuk dengan senjata tajam.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Trihandoyo Trihandoyo mengungkapkan, peristiwa keributan tersebut terjadi di kawasan Jalan Lengkong, Kota Bandung, Kamis (29/7/2021) malam.
Kedua korban yang merupakan anggota ormas Manggala, berinisial D dan M harus dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka di bagian lengan setelah ditusuk rivalnya yang merupakan anggota ormas GBR. "Betul. Kelompok Manggala dan GBR," ujar Rudi di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (30/7/2021).
Rudi menuturkan, keributan bermula saat korban dihubungi seseorang yang mengaku anggota GBR yang menantang korban menemuinya di kawasan Jalan Veteran. "Keduanya (korban) tertarik datang karena ada tantangan juga," ungkapnya.
Menerima tantangan tersebut, kedua korban lantas bergerak menuju kawasan Jalan Veteran dengan menggunakan sepeda motor. Namun, saat tiba di lokasi, kedua korban ternyata tidak menemukan anggota GBR yang menyampaikan pesan tantangan tersebut. Mereka malah bertemu dengan anggota GBR lainnya.
"Kemudian mereka (korban) diikuti oleh enam orang, tiga motor. Di TKP (tempat kejadian perkara) kemudian ada cekcok mulut dan terlibat perkelahian. Ada penusukan, kemudian mereka (pelaku) pergi," terangnya.
Rudi menyatakan, pihaknya kini masih mendalami peristiwa bentrokan berdarah tersebut, termasuk melakukan penyelidikan terhadap para pelaku. "Pelaku masih dalam penyelidikan," katanya.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Trihandoyo Trihandoyo mengungkapkan, peristiwa keributan tersebut terjadi di kawasan Jalan Lengkong, Kota Bandung, Kamis (29/7/2021) malam.
Kedua korban yang merupakan anggota ormas Manggala, berinisial D dan M harus dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka di bagian lengan setelah ditusuk rivalnya yang merupakan anggota ormas GBR. "Betul. Kelompok Manggala dan GBR," ujar Rudi di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (30/7/2021).
Baca Juga
Rudi menuturkan, keributan bermula saat korban dihubungi seseorang yang mengaku anggota GBR yang menantang korban menemuinya di kawasan Jalan Veteran. "Keduanya (korban) tertarik datang karena ada tantangan juga," ungkapnya.
Menerima tantangan tersebut, kedua korban lantas bergerak menuju kawasan Jalan Veteran dengan menggunakan sepeda motor. Namun, saat tiba di lokasi, kedua korban ternyata tidak menemukan anggota GBR yang menyampaikan pesan tantangan tersebut. Mereka malah bertemu dengan anggota GBR lainnya.
Baca Juga
"Kemudian mereka (korban) diikuti oleh enam orang, tiga motor. Di TKP (tempat kejadian perkara) kemudian ada cekcok mulut dan terlibat perkelahian. Ada penusukan, kemudian mereka (pelaku) pergi," terangnya.
Rudi menyatakan, pihaknya kini masih mendalami peristiwa bentrokan berdarah tersebut, termasuk melakukan penyelidikan terhadap para pelaku. "Pelaku masih dalam penyelidikan," katanya.
(eyt)